PATI - Malam takbiran di Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, tahun ini terasa berbeda. Ribuan warga tumpah ruah di sepanjang jalan desa pada Jumat (20/3) malam, larut dalam semarak pawai takbir keliling yang dipenuhi kreativitas dan kebersamaan.
Sejak pukul 19.30 WIB, masyarakat sudah mulai berdatangan, memenuhi ruas jalan yang akan dilalui peserta pawai. Suasana kian meriah ketika panitia lebih dulu menggelar pesta kembang api. Dentuman dan cahaya warna-warni di langit malam seolah menjadi penanda datangnya Hari Raya Idulfitri 2026.
Di Desa Ketitangwetan, misalnya, puluhan peserta turut ambil bagian dalam pawai tersebut. Setiap RT mengirimkan perwakilan, menampilkan beragam kreasi yang dibuat bersama warga dan musala setempat. Berbagai replika unik pun ditampilkan, mulai dari anyaman, miniatur hewan seperti ayam dan bebek, hingga ornamen-ornamen lain yang menarik perhatian.
Tingginya pun bervariasi. Mulai dari 1,5 meter hingga 2,5 meteran. Pembuatan ogoh-ogoh itu dibuat pemuda selama ramadan ini.
Sepanjang perjalanan, gema takbir terus berkumandang, menyatu dengan langkah para peserta yang berkeliling desa. Warga yang menonton di tepi jalan tampak antusias, mengabadikan momen sekaligus menikmati suasana penuh suka cita.
Roni, salah satu warga setempat, mengaku bersyukur kegiatan tersebut dapat kembali digelar. Baginya, takbir keliling bukan sekadar tradisi, tetapi juga ungkapan rasa syukur setelah sebulan penuh menjalani ibadah puasa Ramadan.
“Alhamdulillah, malam ini bisa melaksanakan takbir keliling. Semoga semuanya berjalan lancar,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Para peserta diimbau untuk tetap berada di wilayah desa dan kembali ke musala masing-masing setelah pawai selesai.
“Setelah berkeliling desa, kita lanjutkan takbiran di musala. Tidak perlu keluar ke desa lain, yang penting aman dan tertib,” pesannya.
Dengan tingginya antusiasme warga, pawai takbir keliling di Batangan berlangsung meriah, menghadirkan suasana hangat yang mempererat kebersamaan di tengah perayaan Idulfitri. (adr)
Editor : Faidhil Falah