PATI – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di kompleks Pendopo Kabupaten Pati, Kamis (22/1/2026).
Sasaran penggeledahan meliputi Kantor Bupati Pati serta rumah dinas bupati yang berada dalam satu kawasan.
Pantauan di lokasi menunjukkan pengamanan ketat di area pendopo. Sejumlah personel kepolisian bersenjata tampak berjaga di beberapa titik.
Di sisi barat pendopo, terlihat satu unit kendaraan milik Satuan Samapta Polresta Pati terparkir.
Sementara itu, di halaman pendopo tampak empat unit mobil Toyota Innova berwarna hitam terparkir, terdiri dari tiga kendaraan berpelat nomor H dan satu berpelat nomor AB.
Kendaraan tersebut disebut-sebut digunakan oleh tim penyidik KPK.
Seorang staf di lingkungan Pendopo Kabupaten Pati yang meminta namanya tidak dipublikasikan membenarkan adanya aktivitas penggeledahan tersebut.
“Benar ada penggeledahan. Tadi datang empat mobil dari KPK,” ujarnya singkat.
Hingga sekitar pukul 12.30 WIB, akses menuju rumah dinas dan ruang kerja Bupati Pati masih dijaga ketat oleh aparat kepolisian.
Diketahui, rumah dinas bupati dan Kantor Bupati Pati berada dalam satu kompleks Pendopo Kabupaten Pati.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, penggeledahan telah dimulai sejak Kamis pagi sekitar pukul 07.00 WIB.
Tim penyidik KPK terlihat keluar masuk rumah dinas bupati, kemudian berpindah ke ruang kerja, sebelum kembali lagi ke rumah dinas.
Selain itu, sejumlah kendaraan berwarna hitam juga tampak terparkir di depan pendopo.
Tiga di antaranya menggunakan pelat nomor H dan satu kendaraan berpelat AB.
Aparat kepolisian bersenjata laras panjang disiagakan untuk menjaga keamanan selama proses penggeledahan berlangsung.
Baca Juga: Selain Perkara Desa, Bupati Pati Sudewo Juga Dijerat Kasus Suap Proyek Jalur Kereta Api
Penggeledahan juga dilakukan di Kantor Bupati Pati pada siang hari.
Tim KPK tiba di lokasi menggunakan lima unit mobil berpelat nomor putih. Jumlah penyidik yang masuk ke area perkantoran diperkirakan mencapai belasan orang.
Dalam proses tersebut, kepolisian turut dilibatkan untuk pengamanan. Sejumlah petugas berjaga di luar gedung guna memastikan situasi tetap kondusif.
Tim penyidik KPK terlihat membawa berbagai perlengkapan, seperti kamera video dan tripod.
Sebagian penyidik mengenakan rompi KPK, sementara lainnya tidak mengenakan rompi dan menggunakan masker.
Penyisiran di Kantor Bupati Pati dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Hingga pukul 14.25 WIB, tim penyidik masih berada di lokasi dan terus melakukan penggeledahan di sejumlah ruangan.
Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Pati, Teguh Widiatmoko, mengaku tidak mengetahui adanya penggeledahan tersebut.
Ia menjelaskan bahwa saat kegiatan berlangsung, dirinya bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) tengah mengikuti rapat terkait penanganan banjir.
Baca Juga: Kasus Jual Beli Jabatan Perangkat Desa di Pati, Sudewo dan Tiga Kades Dijerat KPK, Ini Daftarnya!
“Tadi kami sedang rapat penanganan banjir bersama pejabat lainnya,” kata Teguh.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, KPK telah menetapkan Bupati Pati Sudewo sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan dalam praktik jual beli jabatan perangkat desa serta perkara proyek rel kereta api di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA).
Status tersangka tersebut ditetapkan setelah Sudewo terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Senin (19/1) dini hari.
Usai OTT, Sudewo sempat menjalani pemeriksaan di Mapolres Kudus dengan memanfaatkan salah satu ruang pemeriksaan.
Setelah itu, tim penyidik KPK bertolak menuju Semarang dengan pengawalan dari Unit Patwal Satlantas Polres Kudus. (adr)
Editor : Ali Mustofa