RADAR KUDUS - Kabar mengejutkan mengguncang birokrasi di wilayah "Bumi Mina Tani". Bupati Pati, Sudewo, dikabarkan menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (19/1).
Isu mengenai Operasi Tangkap Tangan (OTT) ini kini menjadi diskursus panas di kalangan elit politik dan pejabat daerah setempat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pemeriksaan ini diduga kuat merupakan pengembangan dari operasi senyap yang dilakukan di wilayah Kecamatan Jaken pada Senin dini hari.
Baca Juga: Kenapa Bupati Pati Sudewo Dibawa KPK? Ini Kronologinya
Selain Bupati, sejumlah pejabat kewilayahan termasuk Camat Jaken, Tri Agung Setiawan, beserta beberapa kepala desa dan perangkat desa, dikabarkan turut terseret dalam pusaran kasus ini.
Kronologi Pemeriksaan: Dari Kudus Menuju Ibu Kota
Rangkaian pemeriksaan dilaporkan terjadi secara maraton. Seorang sumber internal di DPRD Pati mengungkapkan bahwa Sudewo sempat dibawa ke Mapolres Kudus sekitar pukul 01.00 WIB untuk menjalani klarifikasi awal.
“Informasinya, tim KPK melakukan pemeriksaan di Pendapa sebelum akhirnya digeser ke Polres Kudus. Tadi pagi sekitar jam 01.00 WIB dibawa ke sana, lalu paginya langsung bertolak ke Bandara Ahmad Yani, Semarang,” ungkap sumber yang enggan disebutkan namanya tersebut.
Menariknya, sempat beredar kabar adanya upaya penghadangan oleh tim tertentu di Bandara Semarang guna mencegah sang Bupati dibawa oleh penyidik.
Namun, tim KPK dilaporkan tetap melanjutkan prosedur hukum dan memboyong Sudewo ke Jakarta. "Sudah berangkat ke Jakarta, tiketnya sudah dipesankan. Tadi di bandara sempat ada dinamika, tapi KPK tetap lanjut," tambahnya.
Pemisahan Lokasi Penyelidikan dan Penyitaan Barang Bukti
Di lokasi berbeda, tim antirasuah juga melakukan penyisiran di wilayah perbatasan. Camat Jaken beserta jajarannya dikabarkan menjalani pemeriksaan di Mapolsek Sumber, Kabupaten Rembang.
Dalam penggeledahan tersebut, KPK dikabarkan menyita dua koper yang diduga kuat berisi dokumen atau barang bukti penting terkait perkara tersebut.
Baca Juga: KPK Bawa 2 Koper, Segini Nominal Uang Saat Pemeriksaan Bupati Sudewo
“Tadi pagi operaisnya. Camat Jaken, Kades, dan perangkat desa. Infonya ada dua koper yang dibawa,” beber narasumber lain yang mengetahui jalannya operasi tersebut.
Aktivitas Pemkab Lumpuh, Pejabat Teras Bungkam
Pantauan di pusat pemerintahan Kabupaten Pati menunjukkan suasana yang tidak biasa. Pendapa Kabupaten Pati tampak jauh lebih lengang dibandingkan hari kerja pada umumnya.
Meski mobil dinas Bupati Sudewo terlihat terparkir rapi di halaman pendapa, keberadaan sang bupati menjadi teka-teki.
Ajudan Bupati Pati, Raihan, saat dikonfirmasi hanya memberikan jawaban normatif. Ia membenarkan bahwa atasannya sedang berada di luar kota, namun ia enggan merinci apakah Sudewo sedang menjalani pemeriksaan di kepolisian atau tidak.
“Saat ini Bupati sedang berada di luar kota. Mengenai keberadaan beliau di Kudus atau tidak, kami belum bisa memberikan keterangan. Beliau menggunakan kendaraan lain, bukan mobil dinas,” jelas Raihan singkat.
Baca Juga: Bupati Pati Sudewo Dikabarkan Dibawa KPK? Ini yang Terjadi
Sikap tertutup juga ditunjukkan oleh jajaran pimpinan daerah lainnya. Wakil Bupati Pati Risma Ardhi Chandra dan Penjabat (Pj) Sekda Pati Teguh Widiatmoko tidak merespons sambungan telepon maupun pesan singkat yang dikirimkan awak media.
Upaya konfirmasi langsung ke kantor mereka pun nihil hasil karena keduanya dilaporkan tidak berada di tempat.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak KPK belum merilis pernyataan resmi mengenai status hukum Bupati Sudewo maupun rincian konstruksi perkara yang tengah diusut.
Publik kini menanti kejelasan terkait dugaan kasus yang melibatkan sejumlah pejabat penting di Kabupaten Pati tersebut. (*)
Editor : Mahendra Aditya