Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kader Muda Gerindra Pati Tegaskan Penolakan terhadap Ketua Projo Budi Arie

Andre Faidhil Falah • Jumat, 7 November 2025 | 20:37 WIB
BERKUMPUL: Kades Gerindra Pati deklarasi tolak Budi Arie di kantor setempat pada Jumat (7/11). 
BERKUMPUL: Kades Gerindra Pati deklarasi tolak Budi Arie di kantor setempat pada Jumat (7/11). 

PATI - Kader Muda Partai Gerindra Kabupaten Pati menyatakan sikap tegas menolak rencana bergabungnya Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, ke Partai Gerindra.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui rilis resmi yang menegaskan pentingnya menjaga marwah, ideologi, serta tradisi perjuangan partai.

Pernyataan dibacakan di Kantor DPC Gerindra Kabupaten Pati, Jumat (7/11/2025).

Para kader menegaskan bahwa Gerindra adalah partai kader yang tumbuh melalui proses panjang, pengorbanan, dan kesetiaan, bukan melalui jalan instan atau kepentingan sesaat.

“Gerindra adalah partai kader yang lahir dari pengorbanan. Perkaderannya berjalan berjenjang, sistematis, dan berlandaskan ideologi perjuangan. Bukan sesuatu yang muncul tiba-tiba karena kepentingan,” ujar Adhi Ratna Suminar, mewakili Kader Muda Gerindra Pati.

Adhi menuturkan, banyak kader Gerindra yang telah berjuang sepenuh hati, mengorbankan tenaga, harta, bahkan nyawa demi menjaga garis perjuangan partai.

Menurutnya, ada kader yang tetap memilih setia meski terpinggirkan, karena memegang teguh keyakinan perjuangan, bukan mengejar kekuasaan.

“Ada kader-kader yang bertahan karena kesetiaan, bukan karena jabatan. Mereka adalah bukti bahwa Gerindra berdiri di atas keikhlasan perjuangan, bukan oportunisme,” tegasnya.

Kader muda lainnya, Adham, menambahkan bahwa munculnya figur yang hanya datang saat partai berada di posisi kuat tidak sejalan dengan semangat perjuangan yang telah dibangun sejak awal.

“Gerindra bukan tempat berteduh bagi penumpang kemenangan. Ini rumah perjuangan bagi mereka yang tetap berdiri tegak, bahkan saat badai datang,” ujarnya.

Para kader muda Gerindra Pati menegaskan bahwa partai harus dijaga sebagai rumah perjuangan, bukan rumah singgah politik.

Menurut mereka, menjaga marwah partai berarti menjaga integritas dan arah perjuangan para pendirinya.

“Gerindra dibangun dengan darah kesetiaan, bukan dengan tawaran kekuasaan,” katanya. (adr)

 

Editor : Ali Mustofa
#pati #budi arie setiadi #kekuasaan #kader #gerindra