Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Warga Desa Asempapan Pati Soroti Transparansi Anggaran Desa, Ini Alasannya

Andre Faidhil Falah • Rabu, 5 November 2025 | 20:59 WIB
Ilustrasi anggaran
Ilustrasi anggaran

PATI - Warga Desa Asempapan, Trangkil menyoroti kurangnya transparansi pengelolaan dana desa. Mereka menilai adanya ketidakjelasan anggaran dan berpotensi merugikan masyarakat.

Mereka pun mengatasnamakan kumpulan warga dengan nama Forum Masyarakat Asempapan Bersatu. 

Warga pun melayangkan surat pemberitahuan kepada Polsek Trangkil serta jajaran Muspika Kecamatan Trangkil. Surat tersebut berisi informasi mengenai rencana aksi damai.

Rencana aksi ini merupakan bentuk kekecewaan warga terhadap kebijakan Pemerintah Desa Asempapan yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat.

Menurut warga, sejumlah kebijakan yang diterapkan dinilai tidak masuk akal dan cenderung merugikan, sehingga memunculkan ketidakpuasan yang telah berlangsung cukup lama.

Dalam pernyataan sikap yang disampaikan, Forum Masyarakat Asempapan Bersatu membawa beberapa poin tuntutan.

Di antaranya, masyarakat menuntut transparansi penggunaan dana desa yang hingga kini dianggap belum jelas dan kurang terbuka.

Selain itu, warga juga mempersoalkan aliran limbah dari PG Trangkil yang berdampak negatif pada lahan pertanian.

Para petani mengeluhkan turunnya kualitas tanah dan hasil panen akibat pembuangan limbah tersebut.

Tidak hanya itu, forum juga menyampaikan keberatan atas adanya kebijakan larangan pelaksanaan haul di makam Mbah Panggeng melalui penerbitan peraturan desa (perdes).

Larangan tersebut dianggap tidak menghargai tradisi, nilai keagamaan, serta kearifan lokal yang selama ini dijunjung masyarakat setempat.

Anto, selaku koordinator aksi, menjelaskan bahwa warga sebenarnya sudah cukup sabar selama ini dalam menyikapi kebijakan kepala desa. Namun, menurutnya, kesabaran itu kini telah mencapai batas.

“Kami sebagai masyarakat sangat kecewa dengan kebijakan pemerintah desa selama ini. Ada kebijakan yang tidak masuk akal serta dugaan adanya kepentingan pribadi dalam pelaksanaan pembangunan desa,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa aksi damai ini akan berjalan tertib dan hanya bertujuan menyampaikan aspirasi masyarakat secara terbuka.

“Kami masyarakat Desa Asempapan melalui Forum Masyarakat Asempapan Bersatu benar-benar akan melaksanakan aksi damai di depan Balai Desa Asempapan pada hari Kamis nanti,” tambahnya.

Masyarakat berharap pemerintah desa dapat membuka ruang dialog yang jujur dan transparan, sehingga persoalan dapat diselesaikan dengan baik demi terciptanya suasana desa yang kondusif dan sejahtera.

Sementara itu, Kades Asempapan, Trangkil Sukarno ketika dikonfirmasi menyatakan, pihaknya akan mengundang semua unsur desa dan tokoh agama. Hal ini biar semua warga tahu apa yang sebenarnya terjadi di sana.

”Nanti malam saya undangkan pemerintahan dan semua kelembagaan tokoh agama dan forum yang mengatasnamakan asempapan bersatu. Biar tau letak kebenaran,” imbuhnya. 

Terkait transparansi anggaran desa, kata dia semua sudah sesuai aturan. Sehingga tak ada persoalan. 

“Sudah berjalan sesuai aturan. nanti malam saya fasilitasi forum semua lapisan masyarakat,” pungkasnya. (adr)

Editor : Ali Mustofa
#masyarakat #transparansi #dana desa #anggaran