PATI - Aksi percobaan pembakaran menimpa rumah milik pentolan Masyarakat Pati Bersatu (MPB), Teguh Istiyanto.
Dua orang terekam kamera CCTV menyiram dan menyulut api di depan rumahnya pada Jumat dini hari, sebelum akhirnya melarikan diri.
Sejumlah video beredar di media sosial memperlihatkan upaya pembakaran rumah milik pentolan Masyarakat Pati Bersatu (MPB), Teguh Istiyanto.
Rekaman tersebut didapat dari CCTV yang juga tersebar di berbagai grup WhatsApp.
Dalam rekaman terlihat dua orang berboncengan sepeda motor berhenti di depan rumah Teguh.
Salah satu pelaku turun dan menyiram bagian rumah dengan cairan yang diduga bensin.
Beberapa saat kemudian, pelaku lain menyalakan api hingga kobaran langsung muncul. Usai menyulut api, keduanya segera kabur meninggalkan lokasi.
Rekaman CCTV lain dari dalam rumah menunjukkan api berkobar dari luar.
Pada tayangan tersebut, waktu yang terekam adalah pukul 04.12 WIB, bertepatan dengan terdengarnya suara azan subuh.
Beruntung, warga sekitar segera mengetahui adanya api tersebut. Mereka langsung membantu memadamkan sehingga kebakaran tidak sempat meluas.
Sementara itu, pemilik rumah Teguh Istianto menceritakan sekira pukul 04.30 ibunya bangun untuk salat subuh. Akan tetapi ia kaget karena ada kobaran api di dalam warungnya itu.
“Ada api, ibu saya teriak-teriak. Kemudian saya, istri dan anak saya bangun. Emang ada api,” terangnya.
Setelah itu, ia segera mencoba memadamkan api. Beserta keluarganya ia berupaya agar api tak menjalar ke dalam rumah.
“Dari kamar mandi bawa air. Yang terbakar sampah, botol bekas dan sapu,” paparnya.
Beruntung api tak membakar rumah. Sebab, sempat ketahuan sebelum menjalar kemana-mana.
“Api sampai dalam rumah. Agak ke dalam. Lewat sela-sela warung. Alhamdulilah tidak sampai terbakar,” imbuhnya.
Menurut Teguh, kejadian itu merupakan rentetan dari acara panitia khusus (Pansus) di DPRD di hari sebelumnya. Waktu itu, Teguh sempat dikeroyok oleh masa.
“Ini gini, kemarin pansus memang saya kena pengeroyokan. Saya kira ini berantai. Ada hubungannya dengan peristiwa kemarin,” ucapnya.
Dia berharap pelaku pengeroyokan maupun percobaan pembakaran rumah ini segera ditangkap. Sebab, hal itu nyari meregang nyawa Teguh dan keluarganya.
“Ini warga Pati, suasana sudah tidak aman. Saya harap pelaku ditangkap.
Ini mengancam nyawa. Nyawa saya dan tetangga. Saya kira ada niat jahat pembunuhan karena di dalam rumah ada orang,” tukasnya.
Kasi Humas Polresta Pati, Ipda Hafid Amin, membenarkan peristiwa tersebut.
Ia mengatakan, pihak kepolisian sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan masih mendalami kasus ini.
“Betul mas, tadi sudah dilakukan olah TKP. Tapi kami konfirmasikan dulu mengenai kejadian tersebut,” ujarnya. (adr)
Editor : Ali Mustofa