Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Lagi, Pemuda di Pati Meregang Nyawa Usai Tabrak Pembatas Jalan, Begini Kronologinya

Andre Faidhil Falah • Selasa, 30 September 2025 | 16:38 WIB
Ilustrasi kecelakaan
Ilustrasi kecelakaan

PATI - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur rawan Jalan Raya Pati–Kudus.

Kali ini, seorang pemuda bernama Febri Aulana Romadon (23), warga Desa Wuwur, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, harus meregang nyawa setelah terlibat kecelakaan tunggal pada Selasa (30/9/2025) dini hari sekitar pukul 04.12 WIB.

Peristiwa nahas tersebut berlangsung di depan Masjid Al Fallah, Desa Margorejo, Kecamatan Margorejo, Pati.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, korban yang mengendarai sepeda motor Honda PCX bernopol K 5949 XA melaju dari arah Kudus menuju Pati dengan kecepatan cukup tinggi.

Saat tiba di lokasi kejadian, motor yang dikendarai korban mendadak oleng ke arah kanan.

Diduga kehilangan kendali, motor tersebut menabrak pembatas jalan beton yang masih dalam tahap pembangunan. Benturan keras membuat tubuh korban terhempas ke aspal.

Akibat kecelakaan itu, Febri mengalami luka serius pada bagian kepala.

Warga sekitar yang melihat kejadian segera berusaha menolong dan membawa korban ke RS KSH Pati. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Seorang saksi mata, Agus Suyikno (40), mengaku melihat langsung detik-detik motor korban menabrak pembatas jalan.

“Motornya melaju kencang, tiba-tiba oleng lalu menabrak pembatas,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan medis, korban mengalami cedera parah di bagian kepala belakang, pendarahan dari mulut, serta luka lecet di pipi kiri.

Sementara itu, kerugian materi akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp 5 juta.

Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga di Desa Wuwur, Kecamatan Gabus, untuk dimakamkan.

Suasana duka menyelimuti rumah duka setelah kabar meninggalnya Febri sampai ke keluarga besar dan warga setempat.

Kecelakaan ini kembali menambah daftar panjang insiden lalu lintas di jalur Pati–Kudus, yang selama ini dikenal rawan karena kondisi jalan yang ramai, padat, dan sebagian masih dalam tahap perbaikan.

Pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan agar selalu berhati-hati, terutama pada malam hingga dini hari saat kondisi jalan relatif sepi namun rawan kecelakaan. (adr)

Editor : Ali Mustofa
#pati #pembatas jalan #sepeda motor #benturan #kecelakaan #kepolisian