Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Suasana Ricuh, Ahmad Husein Didatangi Massa AMPB di Alun-Alun Pati

Andre Faidhil Falah • Selasa, 9 September 2025 | 20:25 WIB

 

DITULIS: Warga memilok jalan depan Kantor Bupati tadi malam.
DITULIS: Warga memilok jalan depan Kantor Bupati tadi malam.

PATI - Suasana di sekitar Alun-Alun Pati mendadak tegang pada Senin malam (8/9). Hal itu terjadi ketika Ahmad Husein, mantan inisiator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), mendatangi posko aksi yang terletak di depan Kantor Bupati Pati.

Husein, yang sebelumnya dikenal sebagai motor penggerak AMPB, kini dianggap sebagai pengkhianat oleh sebagian massa.

Pasalnya, ia menyatakan mundur dari gerakan usai bertemu langsung dengan Bupati Pati Sudewo, dan bahkan berbalik mendukung sang bupati. Menurut Husein, tuntutan dan aspirasinya telah diakomodasi.

Ia juga menuding bahwa gerakan AMPB saat ini tidak lagi murni, melainkan ditunggangi kepentingan politik.

Sekitar pukul 23.00, Husein tiba di lokasi menggunakan mobil Ayla abu-abu dan turun dari kursi penumpang.

Kehadirannya langsung disambut Koordinator AMPB, Supriyono alias Botok, yang mendekatinya sambil merekam dengan kamera ponsel. Botok sempat menuduh Husein dalam keadaan mabuk, namun hal itu dibantah tegas oleh Husein.

Tidak lama kemudian, anggota AMPB lain berdatangan dan mengepung Husein. Mereka meneriaki Husein sebagai pengkhianat sekaligus penjilat bupati, bahkan ada yang menantangnya berkelahi.

Namun, beberapa orang mencoba menahan agar situasi tidak melebar, khawatir hal itu justru menjadi provokasi yang bisa menyeret warga ke persoalan hukum.

Husein akhirnya kembali masuk ke mobilnya, yang dikemudikan seorang rekannya. Namun, ketika melintas di depan Kantor Bupati Pati sisi utara alun-alun, mobil tersebut tiba-tiba mogok. Puluhan hingga ratusan warga yang berada di sekitar lokasi langsung mengerumuni mobil sambil berteriak dan memaki Husein di dalamnya.

Situasi yang semakin memanas membuat aparat kepolisian turun tangan. Polisi mengevakuasi Husein dan mobilnya dengan cara mendorong kendaraan ke halaman Pendopo Kabupaten Pati.

“Kami menerima laporan ada kerumunan warga dan teriakan yang membuat suasana gaduh. Mobil yang ditumpangi Husein mogok, sehingga kami amankan orangnya sekaligus kendaraannya. Setelah itu situasi kembali kondusif,” jelas Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Heri Dwi Utomo.

Meski demikian, Koordinator AMPB, Botok, tetap bersikeras bahwa Husein datang dalam kondisi mabuk.

Ia mengaku mencium bau alkohol dari mulut Husein. “Dia bahkan sempat bilang bertanggung jawab atas kondusivitas Pati, tapi ucapannya itu disampaikan dalam keadaan mabuk,” ungkapnya.

Botok menegaskan, pihaknya sebenarnya tidak menginginkan keributan. Ia mengaku sudah berupaya menenangkan massa agar tidak bertindak anarkis.

Namun, amarah warga yang spontan meledak membuat situasi tak terkendali hingga akhirnya aparat kepolisian harus turun tangan untuk mengamankan keadaan.

Setelah itu, mereka menulisi Husein penghianat di depan gerbang kantor bupati. Orang menggunakan masker memilok dan menulis isi hati mereka. (adr)

 

Editor : Mahendra Aditya
#pati #AMPB #Aliansi Masyarakat Pati Bersatu #AMPB Pati #husein