Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Bupati Pati Sudewo Klarifikasi Kericuhan dan Sampaikan Permohonan Maaf

Redaksi Radar Kudus • Jumat, 8 Agustus 2025 | 00:22 WIB

 

DIJELASKAN: Bupati Sudewo klarifikasi atas kericuhan dan kenaikan pajak di Ruang Pringgitan Setda Pati kemarin.
DIJELASKAN: Bupati Sudewo klarifikasi atas kericuhan dan kenaikan pajak di Ruang Pringgitan Setda Pati kemarin.
 

PATI - Bupati Pati, Sudewo, memberikan klarifikasi terkait kericuhan yang sempat terjadi pada Selasa, 5 Agustus 2025.

Dalam pernyataannya di Pendopo Kabupaten Pati, Kamis (7/8/2025), ia menjelaskan bahwa insiden tersebut bukan merupakan aksi perampasan, seperti yang sempat diberitakan.

Menurut Bupati Sudewo, kejadian bermula dari upaya Satpol PP untuk memindahkan sejumlah barang dari lokasi yang akan digunakan sebagai lintasan kirab perayaan Hari Jadi Kabupaten Pati.

Tujuannya, kata dia, adalah agar pelaksanaan acara tersebut dapat berjalan lancar tanpa gangguan.

“Kami hanya ingin memindahkan barang-barang agar kirab hari jadi tidak terganggu, bukan merampas,” tegasnya.

Namun, tindakan ini sempat memicu perdebatan dengan warga yang menginginkan agar barang-barang tersebut tetap berada di tempat semula.

Menghormati keinginan masyarakat, akhirnya barang-barang itu dikembalikan ke lokasi awal.

Lebih lanjut, Sudewo menegaskan bahwa ia tidak pernah melarang kegiatan penggalangan dana yang dilakukan oleh masyarakat.

Ia juga meluruskan pernyataannya yang sempat menuai kontroversi dan dianggap menantang rakyat.

“Saya tidak bermaksud menantang. Ucapan saya seperti ‘Rp5.000 boleh, Rp50.000 boleh’ hanya untuk menggambarkan bahwa kebijakan yang saya ambil didasarkan pada kebutuhan pembangunan dan kondisi keuangan daerah,” jelasnya.

Sudewo juga menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi. Ia mengakui bahwa sebagai pemimpin baru di Kabupaten Pati, dirinya masih memiliki banyak kekurangan dan akan terus belajar serta terbuka terhadap masukan dari siapa pun.

“Saya tidak membedakan antara orang besar atau orang kecil. Selama masukannya baik, pasti saya terima,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Sudewo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif.

“Kabupaten Pati jangan sampai terkesan keras atau mencekam. Mari kita jaga bersama agar tetap damai dan baik-baik saja,” imbaunya.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan pembangunan daerah demi kesejahteraan masyarakat, termasuk perbaikan fasilitas RSUD Soewondo, pembangunan infrastruktur, renovasi masjid dan GOR Pesantenan, serta peningkatan sektor pendidikan, perikanan, dan pertanian.

“Kami akan terus melanjutkan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pati,” pungkasnya. (adr)

Editor : Mahendra Aditya
#bupati pati #sudewo #pati #PBB 250 persen #satpol pp pati #Pati viral #Bupati Pati Sudewo