Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Hasil Autopsi Keluar, Fix KukuhJadi Korban Pembunuhan di Pati

Andre Faidhil Falah • Selasa, 29 Juli 2025 | 22:44 WIB
DICARI: Kepolisian melakukan evakuasi temuan mayat di Kecamatan Kayen belum lama ini.
DICARI: Kepolisian melakukan evakuasi temuan mayat di Kecamatan Kayen belum lama ini.

PATI – Kasus kematian tragis Kukuh Riyanto (34), warga Desa Beketel, Kecamatan Kayen, Pati, kini dipastikan merupakan tindak pembunuhan.

Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dasar jurang dengan sejumlah luka yang mengarah pada kekerasan fisik berat.

Hasil autopsi yang dilakukan oleh tim Dokkes Polda Jawa Tengah menunjukkan bahwa penyebab kematian Kukuh adalah hantaman benda tumpul di bagian belakang kepala.

Sehingga menyebabkan pendarahan serius hingga merenggut nyawanya.

Selain itu, juga ditemukan luka lecet pada tangan dan pendarahan di bagian otak.

“Luka akibat hantaman benda tumpul, kemungkinan besar batu, menjadi penyebab kematian. Kami juga menemukan tanda-tanda penganiayaan lainnya,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol Heri Dwi Utomo, Senin malam (28/7/2025) di Mapolresta Pati.

Sebelumnya, jenazah Kukuh ditemukan pada Sabtu siang (26/7/2025) oleh seorang pemburu biawak di dasar jurang sedalam 20 meter, tepatnya di jalan penghubung Beketel–Purwokerto, Dukuh Guyangan, Desa Purwokerto, Kecamatan Kayen.

Kondisi korban sangat memprihatinkan.

Mayatnya ditemukan hanya mengenakan celana dalam, dalam keadaan terbungkus karung yang sudah robek.

Serta tubuhnya terikat tali tambang di bagian leher, tangan, dan kaki.

Kompol Heri menyebutkan bahwa Kukuh diperkirakan sudah meninggal dunia sekitar delapan hari sebelum ditemukan.

Sehingga saat ditemukan tubuhnya telah mengalami proses pembusukan.

Dalam penyelidikan lebih lanjut, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti. 

Di antaranya bantal yang bernoda darah, sebongkah batu yang diduga digunakan untuk memukul korban, pakaian Kukuh, serta tali tambang yang masih berbau busuk.

Selain itu, pihak kepolisian juga telah memeriksa dua orang yang diduga terkait dengan pembunuhan ini.

Meski demikian, identitas tersangka belum dirilis ke publik.

"Alhamdulillah dari alat bukti dan keterangan yang kami peroleh, kami sudah mengantongi identitas pelaku. Namun untuk kepentingan penyidikan, detailnya masih kami dalami. Nanti akan kami sampaikan lebih lanjut,” jelas Kompol Heri.

Saat ini, tim Satreskrim Polresta Pati masih terus melakukan pengembangan kasus untuk mengungkap motif dan latar belakang kejadian yang menghilangkan nyawa Kukuh Riyanto. (adr)

Editor : Ali Mustofa
#pembunuhan #pati #temuan mayat #polres #kriminal