Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Selesai Dibangun, Tanggul Sungai Godo Kembali Jebol Mengakibatkan Banjir di Angkatanlor Pati, Ini Penyebabnya

Redaksi Radar Kudus • Rabu, 14 Mei 2025 | 17:06 WIB

 

SIGAP: Relawan membersihkan sisa lumpur yang terbawa banjir bandang di Desa Angkatan Lor, Tambakromo.
SIGAP: Relawan membersihkan sisa lumpur yang terbawa banjir bandang di Desa Angkatan Lor, Tambakromo.
PATI – Tanggul Sungai Godo di Kecamatan Tambakromo kembali jebol pada Sabtu malam (10/5) sekitar pukul 21.30 WIB.

Banjir itu menyebabkan banjir di RT 08/RW II, Desa Angkatanlor. Padahal tanggul tersebut baru diperbaiki pada akhir bulan kemarin.

Kejadian tanggul jebol terus berulang di tanggul Sungai Godo yang merupakan aliran sungai yang berhulu di Pegunungan Kendeng.

Kejadian tanggul jebol bukan yang pertama kali terjadi.

Setiap kali hujan deras mengguyur kawasan Pegunungan Kendeng di wilayah atas, Sungai Godo nyaris selalu meluap. Mengakibatkan banjir bandang.

“Baru minggu kemarin tanggul Sungai Godo selesai diperbaiki, tapi sekarang sudah jebol lagi,” terang Camat Tambakromo Mirza Nurhidayat.

Warga berharap pemerintah, baik dari tingkat kabupaten maupun provinsi, segera melakukan kajian ulang terhadap kualitas tanggul.

Melakukan penguatan struktur agar kejadian serupa tidak terus terulang.

Sebelumnya tanggul jebol di Lokasi yang sama terjadi pada Minggu (27/4) dini hari.

Kepala Desa Angkatan Lor, Sudiyono, mengungkapkan banjir akibat luapan Sungai Godo bukan peristiwa baru.

Sehingga masyarakat berharap adanya langkah konkret dari pemerintah untuk mencegah kejadian serupa.

“Yang bulan kemarin tanggul yang jebol memiliki panjang sekitar 7 meter dan kedalaman sekitar 6 meter. Sudah dibantu BBWS untuk penambalannya,” terang Sudiyono.

Selain mengirimkan alat berat, BBWS Semarang juga menyalurkan satu truk anyaman bambu dan satu truk batang bambu.

Itu akan digunakan untuk memperkuat struktur tanggul dan menahan tanah di area rawan longsor.

”Penanganan tanggul yang jebol dilakukan BBWS dengan karung berisi tanah. Dibantu warga melakukan penambalan tanggul, dibantu satu alat berat juga. Semoga cepat selesai penambalannya,” tandas Sudiyono. (Achmad Ulil Albab)

 

Editor : Ali Mustofa
#banjir bandang #hujan deras #tanggul sungai #pati #pegunungan kendeng