Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Laka Maut Bus Jaya Utama Vs Motor Honda PCX di Juwana Pati, Satu Tewas, Satu Luka, Begini Kronologinya 

Andre Faidhil Falah • Senin, 28 April 2025 | 22:52 WIB

 

DICARI: Tim gabungan menyusuri Sungai Juwana mencari korban laka tadi malam.
DICARI: Tim gabungan menyusuri Sungai Juwana mencari korban laka tadi malam.

PATI – Kecelakaan maut libatkan dua kendaraan terjadi di Jalan Pantura Pati-Juwana, Minggu (27/4) siang.

Tepatnya di Desa Gadingrejo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati.

Dua kendaraan yang terlibat adalah bus Jaya Utama dengan nomor polisi L 7161 UB dengan sepeda motor Honda PCX bernopol K 5721 XG.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 14.47 WIB itu mengakibatkan satu orang meninggal dan satunya mengalami luka-luka.

Diketahui korban tewas bernama Sulistiyana. Sedangkan korban luka bernama Arif Mukti Hidayat, 33, warga Desa Agungmulyo, Kecamatan Juwana.

Bripka Adenk Yudha Kurniawan, petugas dari Satlantas Polresta Pati, mengatakan korban tewas ditemukan di Sungai Simo.

Perempuan berusia 34 tahun itu ditemukan tim gabungan meninggal setelah tujuh jam pencarian. 

Menurut Bripka Adenk, kecelakaan tragis terjadi ketika sepeda motor melaju dari arah barat menuju timur.

Sementara itu, dari arah berlawanan, bus Jaya Utama berusaha menyalip kendaraan lain melalui sisi kanan jalan.

Bus tersebut disopiri Ruliyanto, 36, warga Desa Kebalandono, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan.

Karena ruang jalan yang sempit, pengemudi bus tidak memiliki cukup ruang untuk menyelesaikan manuver menyalip sehingga terjadi tabrakan hebat dengan sepeda motor. 

Akibatnya pengendara sepeda motor mengalami patah tulang dan luka-luka.

Sedangkan pemboncengnya, seorang perempuan bernama terlempar dengan keras hingga jatuh ke Kali Simo yang berada di pinggir jalan. 

Tim gabungan yang terdiri dari personel TNI, Polri, dan relawan segera dikerahkan untuk melakukan pencarian korban.

Proses pencarian ini menghadapi tantangan besar karena arus sungai yang cukup deras dan kondisi gelap yang mulai menyelimuti area pencarian saat malam tiba. 

"Upaya pencarian korban cukup sulit karena faktor alam. Kami dibantu oleh relawan dan tim SAR untuk mempercepat proses evakuasi. Tim melakukan penyisiran menyeluruh di sepanjang aliran sungai," terangnya.

Setelah berjuang selama kurang lebih tujuh jam, akhirnya tim berhasil menemukan jenazah Sulistiyana sekitar pukul 22.15.

Korban ditemukan terdampar di wilayah Clangapan Sinoman, sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian awal.  

David Setiawan, Ketua Tim Rescue Gabungan, menambahkan, pihaknya melakukan pencarian secara sistematis dari titik korban jatuh.

Karena arus yang kuat, kami perlu memperluas area pencarian hingga akhirnya menemukan korban dalam kondisi tidak bernyawa.

Jenazah Sulistiyana kemudian dievakuasi dari lokasi penemuan dan segera dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soewondo Pati untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk autopsi guna menentukan penyebab pasti kematian. (adr)

Editor : Ali Mustofa
#juwana #meninggal #rumah sakit #arus sungai #pati #bus jaya utama #honda pcx