JUWANA, Radar Kudus - Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Juwana menyerahkan 52 kartu Epass Kecil kepada kelompok nelayan kecil Mintobasuki.
Hal ini supaya penerima manfaat tersebut bisa segera mendapatkan bantuan subsidi solar.
Epass kecil ini surat tanda daftar kapal.
Bisa juga tanda kebangsaan kapal berbasis elektronik.
Kartu itu diberikan kepada nelayan dengan kapasitas kapal bertonase kotor (gross tonnage) di bawah dari 7 GT.
Mereka mendapat susbidi BBM antara 12-15 liter solar per hari.
Sebelumnya terjadi mis komunikasi yang mengakibatkan 12 Kelompok Usaha Bersama (KUB) di lima kecamatan mendatangi Kantor Syahbandar Kelas III Juwana pada Senin (21/4).
Mereka mengeluhkan lambatnya proses pembuatan surat penerbitan Epass kecil. Mereka mempertanyakan kelanjutan permohonan penerbitan Epass Kecil yang hingga kini belum rampung.
Koordinator KUB, Fikri, menjelaskan bahwa dari sekitar 50 permohonan yang diajukan, baru sekitar 38 Epass Kecil yang telah diterbitkan.
Sisanya hingga kini belum selesai, meski menurut informasi sebelumnya, proses seharusnya sudah rampung sejak Februari lalu.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Juwana Agus Monang Leonard menyatakan, pihaknya sudah berkomunikasi dan berkoordinasi dengan kelompok nelayan hingga Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP).
Sehingga masalah tersebut bisa teratasi.
”Sebetulnya ini hanya kesalahpahaman. Komunikasi dengan koordinator nelayan sudah dengan melalui via WA,” ujarnya.
Lanjut Monang, sapaan akrabnya, ketika kartu mau diselesaikan terjadi kendala teknis.
Sehingga input data nelayan ke aplikasi dilanjutkan pada Senin (21/4).
”Memang mau diselesaikan, tapi ada kendala di aplikasi eror.
Kami lanjut hari Senin (21/4) berbarengan dengan para nelayan yang ke sini. Begitu kami proses hari ini (22/4) sudah beres,” katanya.
Pada Selasa (22/4) akhirnya para nelayan kecil sudah bernafas lega.
Sebab, pihak Syahbandar Pati sudah menyerahkan 52 kartu epass kecil kepada perwakilan kelompok nelayan.
”Kami sudah menyerahkan 52 epas kecil kepada kelompok nelayan Mintobasuki. Jadi sudah clear,” tukasnya.
Sementara itu, perwakilan kelompok nelayan Mintobasuki Pardi menerima langsung kartu tersebut.
Ia mengakui adanya miss komunikasi antara pihaknya dengan Syahbandar. ”Terimakasih. Kartu Epass kecil sudah saya terima. Sudah saya cek. Semua benar dan lengkap kartunya.
Sebenarnya kami hanya ingin menanyakan kapan waktu kartunya selesai,” pungkasnya. (adr)
Editor : Mahendra Aditya