PATI - Penanganan jalan rusak di ruas Tayu - Dukuhseti ditargetkan rampung dalam waktu dua bulan, atau paling lambat tiga bulan.
Hal itu ditegaskan secara langsung oleh Bupati Pati Sudewo.
Pada Sabtu (29/3) yang lalu pengerjaan di ruas jalan yang sempat disorot oleh Ombudsman RI Perwakilan Jawa Tengah ini mulai dikerjakan dengan diuruk terlebih dahulu.
Di ruas jalan tersebut banyak lubang-lubang yang cukup dalam. Sehingga membuat pengendara yang melintas harus ekstra hati-hati.
Bupati Sudewo mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi jalan yang sudah lama dibiarkan rusak dan hanya diperbaiki dengan tambal sulam.
“Memang, kondisi jalan Tayu-Dukuhseti ini luar biasa rusaknya. Saya bisa memaklumi rasa marah warga Dukuhseti karena jalan ini sudah sangat parah. Kami memahami kesulitan yang dirasakan masyarakat akibat kerusakan jalan yang bertahan lama,” terang Sudewo.
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa proyek pembangunan jalan Tayu-Dukuhseti-Puncel telah dimulai.
“Proyek pengerjaan jalan ini sudah dimulai. Kami mohon maaf baru bisa mulai karena sebelumnya harus menyelesaikan proses administrasi terlebih dahulu. Insyaallah, dalam waktu dua bulan, maksimal tiga bulan, jalan ini akan selesai dan bisa digunakan oleh warga,” jelas Sudewo. (aua)
Editor : Ali Mustofa