PATI – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati memastikan bahwa Tunjangan Hari Raya (THR) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan segera dicairkan.
Pencairan THR ini direncanakan paling lambat pada 24 Maret 2025, memberikan angin segar bagi para pegawai untuk mempersiapkan kebutuhan Lebaran.
Proses Administrasi Menuju Pencairan
Jumani, Sekretaris Daerah (Sekda) Pati, menjelaskan bahwa saat ini proses pencairan THR masih dalam tahap administrasi.
Meski belum bisa memastikan tanggal pasti, ia optimistis THR akan cair sebelum tenggat waktu yang ditetapkan.
"InsyaAllah, THR akan diterima oleh ASN dan PPPK maksimal tanggal 24 Maret," ujar Jumani, Selasa (18/3).
Namun, Jumani belum bisa mengungkapkan besaran anggaran yang dialokasikan untuk THR tahun ini.
"Untuk detail jumlah anggarannya, bisa dikonfirmasi langsung ke BPKAD Kabupaten Pati," tambahnya.
Menunggu Peraturan Bupati (Perbup)
Sukardi, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Pati, mengungkapkan bahwa pihaknya masih menunggu diterbitkannya Peraturan Bupati (Perbup) sebagai dasar hukum penyaluran THR.
"Perbup sudah kami ajukan dan dikirim ke bagian hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Pati pada Jumat lalu," jelas Sukardi.
Ia menegaskan bahwa pencairan THR tetap ditargetkan sebelum 25 Maret 2025. Namun, mekanisme detailnya masih dalam tahap finalisasi.
"Kami berusaha memastikan semua proses berjalan lancar agar THR bisa cair tepat waktu," ujarnya.
Besaran THR dan Alokasi Anggaran
Meski belum bisa membeberkan nominal pasti, Sukardi memberikan gambaran bahwa besaran THR tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya.
Pada 2024, Pemkab Pati mengalokasikan sekitar Rp50 miliar untuk membayar THR seluruh ASN.
"Setiap bulan, kami mengalokasikan lebih dari Rp50 miliar untuk gaji ASN. Jadi, THR tahun ini kemungkinan besar berada di kisaran angka yang sama," jelasnya.
Sukardi juga menegaskan bahwa THR akan diberikan secara penuh tanpa potongan.
"Besaran THR yang diterima sesuai dengan gaji satu bulan tanpa pengurangan apa pun. Pemotongan sudah dilakukan pada gaji bulanan," tegasnya.
Dampak Positif bagi ASN dan PPPK
Kepastian pencairan THR ini disambut baik oleh para ASN dan PPPK di Kabupaten Pati.
Bagi mereka, THR menjadi bantuan penting untuk memenuhi kebutuhan keluarga menjelang Lebaran.
"THR ini sangat membantu kami, terutama untuk membeli kebutuhan pokok dan persiapan Lebaran," ujar seorang ASN di Pati.
Selain itu, pencairan THR juga diharapkan dapat mendorong perekonomian lokal.
"Dengan adanya THR, perputaran uang di masyarakat akan meningkat. Ini bisa menjadi stimulus bagi UMKM dan pedagang kecil," tambah Sukardi.
Harapan Masyarakat
Masyarakat Pati berharap agar proses pencairan THR berjalan lancar dan tepat waktu.
"Semoga tidak ada kendala teknis yang menghambat pencairan THR. Kami butuh kepastian untuk mempersiapkan Lebaran," ujar seorang warga.
Kesimpulan
Pencairan THR ASN dan PPPK di Kabupaten Pati menjadi kabar gembira menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Dengan alokasi anggaran yang cukup besar dan proses administrasi yang sedang dipersiapkan, diharapkan THR dapat cair tepat waktu dan memberikan manfaat maksimal bagi para penerima.
Semoga langkah ini juga dapat berkontribusi positif terhadap perekonomian lokal dan kesejahteraan masyarakat Pati. (adr)
Editor : Mahendra Aditya