Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Puluhan Rumah di Pati Rusak Disapu Angin Puting Beliung, Kerugian Ditaksir Miliaran Rupiah

Andre Faidhil Falah • Kamis, 13 Maret 2025 | 18:33 WIB

 

RUSAK: Warga bersama kepolisian mengevakuasi barang di salah satu agen gas di Desa Margomulyo, Tayu kemarin.
RUSAK: Warga bersama kepolisian mengevakuasi barang di salah satu agen gas di Desa Margomulyo, Tayu kemarin.

PATI - Bencana angin puting beliung melanda Desa Margomulyo, Kecamatan Tayu, kabupaten Pati pada Rabu (12/3) sekitar pukul 10.55 WIB.

Akibatnya, puluhan rumah warga mengalami kerusakan parah. Juga menumbangkan pohon-pohon besar, hingga merusak jaringan listrik. 

Warga, pemerintah, kepolisian hingga relawan mencoba mengevakuasi pohon tumbang di Desa Margomulyo. Pohon tersebut ambruk dan menutup jalan.

Selain itu, relawan juga nampak mengangkut barang-barang di beberapa rumah. Salah satunya di agen LPG 3 kg di sana.

Menurut Agus Prasetyo Utomo (43), salah satu warga setempat, kejadian bermula saat hujan deras disertai angin kencang melanda desa.

Dalam hitungan menit, angin puting beliung terbentuk dan menyapu permukiman, menyebabkan atap rumah beterbangan serta pohon-pohon tumbang. 

"Anginnya datang tiba-tiba, sangat kencang. Atap rumah langsung beterbangan, dan pohon-pohon besar tumbang," ujarnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 89 rumah mengalami kerusakan, dengan beberapa di antaranya rusak parah akibat atap yang hancur. 

Di samping itu, Camat Tayu Imam Rifai mengungkapkan, bencana ini tidak hanya melanda Desa Margomulyo, tetapi juga Desa Semerak di Kecamatan Margoyoso.

Kejadian terjadi sekitar pukul 11.00, dengan angin kencang menyebabkan puluhan rumah rusak. 

"Bahkan ada atap rumah berbahan galvalum yang terangkat hingga tersangkut di tiang listrik," tambahnya. 

Kapolsek Tayu AKP Aris Pristianto menjelaskan, pihaknya juga ikut membantu di sana.

Kepolisian segera turun ke lokasi untuk melakukan pendataan dan penanganan awal.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Pati dan relawan Kembang Joyo guna membantu proses evakuasi dan pembersihan. 

Lanjut dia, akibat bencana ini, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp 1,3 miliar.

Kerugian ini meliputi kerusakan rumah warga, kerusakan infrastruktur, dan kerugian lainnya.

"Kami mencatat saksi dan korban, mendata kerugian, serta berkoordinasi dengan BPBD dan relawan untuk membersihkan pohon tumbang yang menghalangi jalan," ujar AKP Aris. 

Sementara itu, Kabid Kedaruratan BPBD Pati, Sutarno, menyebutkan bahwa pendataan dampak bencana masih berlangsung.

Kerusakan yang terjadi meliputi rumah warga, warung yang roboh total, serta infrastruktur lainnya. 

"Iya, benar ada kejadian angin puting beliung siang ini. Laporan awal menyebutkan dua desa terdampak. Informasi lebih lanjut akan kami sampaikan setelah pendataan selesai," jelasnya. 

Pemerintah Kabupaten Pati bersama pihak terkait kini tengah berupaya melakukan penanganan pascabencana.

Bantuan logistik dan material bangunan segera disalurkan kepada warga terdampak, sementara proses pembersihan dan perbaikan infrastruktur terus dilakukan. (adr)

 

Editor : Ali Mustofa
#pohon tumbang #pati #angin puting beliung #jaringan listrik #BPBD #rumah rusak