PATI – Sejumlah desa di Kabupaten Pati dilanda banjir lagi. Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati telah menyiapkan perahu, logistik, serta perlengkapan keselamatan bagi warga terdampak.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Pati Martinus Budi Prasetya mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan empat perahu karet untuk evakuasi warga.
Meski jumlahnya terbatas, perahu tersebut dinilai masih cukup untuk menangani evakuasi saat ini.
Selain perahu, pihaknya juga menyediakan alat keselamatan seperti helm, jaket pelampung, dan dayung.
Namun, Martinus mengakui bahwa sebagian besar perahu karet yang dimiliki BPBD sudah dalam kondisi tidak layak pakai, karena merupakan perahu lama yang telah digunakan sejak sebelum BPBD terbentuk.
Di samping sarana evakuasi, BPBD juga telah menyiapkan bahan pangan pokok untuk warga yang mengungsi akibat banjir.
Bantuan logistik tersebut mencakup beras, minyak goreng, mi instan, dan kornet yang akan segera didistribusikan ke lokasi-lokasi terdampak.
Martinus mengimbau masyarakat di wilayah rawan banjir untuk tetap waspada, mengingat curah hujan yang terus meningkat dalam beberapa hari terakhir di Kabupaten Pati.
Pihaknya BPBD Pati juga tengah mengajukan anggaran Rp 250 juta dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk membeli lima unit perahu baru.
Perahu-perahu ini akan menggantikan armada lama yang kondisinya sudah tidak layak.
”Rencananya, tahun ini kami akan membeli empat perahu berbahan polietilen dan satu berbahan karet. Dengan perahu baru ini, kami harap respons terhadap bencana dapat lebih optimal," ujar Martinus.
Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas BPBD Pati dalam menangani bencana, baik pada musim hujan maupun kemarau, serta mendukung kebutuhan masyarakat yang terdampak. (adr)
Editor : Ali Mustofa