Tak hanya itu, pemkab juga menggelar gebyar usaha kecil dan menengah (UMKM) dan ketoprak direncanakan meramaikannya.
Perayaan ini dirancang untuk menghidupkan kembali usaha warga Pati sekaligus menjadi ajang hiburan rakyat.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Pati, Hadi Santoso menyebut, lokasinya ada di Alun-alun kembang Joyo.
Pemilihan lokasi ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk mempromosikan potensi Alun-alun Kembang Joyo. Yakni sebagai pusat kegiatan masyarakat.
Perayaan malam tahun baru akan dimeriahkan dengan pementasan kesenian tradisional ketoprak sebagai acara puncak.
Namun, sebelum itu, selama tiga hari berturut-turut mulai Minggu-Selasa (29-31/12) digelar gebyar UMKM.
Setidaknya sekitar 250 pelaku UMKM serta pedagang kaki lima (PKL) di kawasan tersebut.
“Kami menggelar Gebyar UMKM selama tiga malam berturut-turut, dengan puncaknya berupa hiburan ketoprak pada malam pergantian tahun. Malam ini juga ada hiburan campursari,” ujar Hadi.
Hadi menjelaskan, Gebyar UMKM ini bertujuan untuk memperkenalkan lebih luas produk-produk UMKM lokal yang berada di kawasan Alun-alun Kembang Joyo.
Acara ini diperkirakan akan menarik ribuan pengunjung, mengingat akses jalan menuju lokasi telah dibuka sepenuhnya.
“Alun-alun Kembang Joyo dapat menampung hingga 5.000 hingga 6.000 orang, termasuk area parkir. Kami optimistis akan ramai dikunjungi warga,” tambahnya.
Pada malam pergantian tahun baru, warga akan disuguhi pertunjukan kesenian ketoprak yang dihadirkan sebagai hiburan rakyat.
PJ Bupati Pati, Sujarwanto Dwiatmoko, turut mendukung kegiatan ini.
Ia berharap acara tersebut dapat menghidupkan suasana Alun-alun Kembang Joyo sebagai pusat kuliner dan kegiatan masyarakat.
Dengan beragam kegiatan dan hiburan yang disiapkan, Pemkab Pati berharap perayaan tahun baru ini tidak hanya menjadi momen rekreasi tetapi juga mendukung perkembangan UMKM lokal serta meningkatkan daya tarik Alun-alun Kembang Joyo sebagai destinasi wisata dan pusat kuliner di Kabupaten Pati.
“Perayaan ini adalah hiburan rakyat, dari rakyat untuk rakyat. Alun-alun Kembang Joyo akan menjadi pusat kemeriahan,” ungkap Sujarwanto. (adr)
Editor : Noor Syafaatul Udhma