PATI – Kasus tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Pati masih jadi perhatian serius.
Karena itu sejumlah pihak mendorong pemulihan pasien cepat dilakukan. Salah satunya dengan memberikan bantuan makanan bergizi.
Hal itu diungkapkan M Yasir Al Imron, koordinator SSR Mentari Sehat Kabupaten Pati.
Pihaknya menyebut salah satu Lembaga yang sudah berperan adalah Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Yaitu dengan memberikan dukungan penuh dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat melalui penyaluran dana untuk program pemberian makanan tambahan bagi pasien tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Pati.
Dana tersebut disalurkan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Pati dan Yayasan Mentari Sehat Indonesia (MSI) Kab Pati.
Total ada sebanyak 200 pasien TBC mendapatkan manfaat dari program ini, yang bertujuan untuk mendukung pemulihan kesehatan pasien melalui pemberian asupan nutrisi tambahan.
Kegiatan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh pasien serta mempercepat proses penyembuhan dan agar pasien semangat berobat supaya tidak mangkir atau putus berobat.
“Perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Pati menyampaikan apresiasi atas kontribusi Baznas dan kerjasama dengan MSI Pati," papar Yasir.
"Program ini merupakan salah satu langkah konkret dalam memerangi TBC, yang masih menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia,” lanjutnya.
Lebih lanjut Yasir mengungkapkan, Baznas juga berharap program ini dapat menginspirasi lembaga lain untuk turut berkontribusi dalam upaya pemberantasan TBC.
Kolaborasi yang kuat antara berbagai pihak diyakini mampu memberikan dampak yang signifikan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian khusus.
“Mudah-mudahan tahun berikutnya ada bantuan seperti ini lagi. Program ini akan terus dievaluasi untuk memastikan manfaatnya maksimal bagi pasien, dengan rencana untuk memperluas cakupan penerima manfaat di masa mendatang,” pungkasnya. (aua)
Editor : Ali Mustofa