Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Polisi Dalami Motif Penusukan Ibu Muda di Gunungwungkal Pati oleh Tetangganya Sendiri  

Achmad Ulil Albab • Rabu, 4 September 2024 | 17:23 WIB
DIGARIS POLISI: Polisi melakukan olah TKP di rumah korban penusukan di Desa Jepalo, Kecamatan Gunungwungkal, Pati, kemarin.
DIGARIS POLISI: Polisi melakukan olah TKP di rumah korban penusukan di Desa Jepalo, Kecamatan Gunungwungkal, Pati, kemarin.

PATI – Peristiwa penusukan seorang ibu muda Desa Jepalo, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati, Selasa (3/9) pagi bikin geger.

Pasalnya korban berisial SU, 24, ini jadi sasaran penusukan tetangganya sendiri berisial S, 32.

Beruntung nyawa korban maupun pelaku masih terselamatkan. Peristiwa tragis ini, diduga dipicu oleh masalah asmara.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kudus, kronologi kejadian ini, bermula saat pelaku datang ke rumah korban sekitar pukul 07.00.

Setelah pintu dibuka, pelaku langsung masuk ke rumah dan terlibat cekcok dengan korban yang saat itu baru selesai memandikan anaknya.

Pelaku pun menusuk perut korban dengan sebilah pisau sebanyak satu kali. Setelah itu, pelaku mencoba bunuh diri dengan cara menusuk perutnya sendiri.

Camat Gunungwungkal Febes Mulyono menjelaskan, insiden penusukan tersebut terjadi sekitar pukul 07.20.

Berdasarkan informasi yang diterima, korban awalnya berada di dalam rumah saat pelaku datang dan melancarkan aksinya.

”Setelah penusukan terjadi, korban segera dibawa ke RS KSH Tayu. Saya sempat bertanya kepada carik (sekretaris desa setempat). Ternyata masalah asmara yang menjadi pemicunya," ungkapnya.

Setelah menusuk korban, pelaku kemudian mencoba bunuh diri dengan melukai tubuhnya sendiri. Meski demikian, nyawa pelaku berhasil diselamatkan.

”Ya, setelah melakukan penusukan, pelaku mencoba bunuh diri, tapi gagal. Dia memang melukai dirinya sendiri," jelas Febes Mulyono.

Peristiwa ini, menjadi perhatian warga Desa Jepalo setelah korban berteriak meminta pertolongan.

Kejadian tersebut membuat geger warga. Mereka kemudian segera berbondong-bondong menuju lokasi untuk memberikan bantuan kepada korban maupun pelaku.

Korban dan pelaku kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat, RS Keluarga Sehat Hospitals (KSH) Tayu untuk mendapatkan perawatan.

Setelah ditelusuri lebih lanjut, diketahui bahwa korban dan pelaku pernah menjalin hubungan asmara di masa remaja.

Namun, korban telah menikah dengan pria lain dan saat ini sudah memiliki anak.

”Informasinya, hubungan antara korban dan pelaku adalah mantan pacar. Tapi sekarang korban sudah berkeluarga," tambah Febes Mulyono.

Terpisah, Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol M Alfan Armin mengonfirmasi kejadian penusukan ini. Namun, pihaknya masih mendalami motif di balik peristiwa tersebut.

Tim Inafis yang dipimpin oleh wakil kepala satuan (wakasat) Reskrim sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah korban kemarin.

”Saat ini (kemarin siang, Red) penyelidikan masih berlangsung. Keduanya (pelaku dan korban, Red) masih dirawat di rumah sakit," ungkap Kompol M Alfan. (aua)

Editor : Ali Mustofa
#perut #rumah sakit #pati #cekcok #asmara #pisau #Motif #bunuh diri #penusukan