Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Bisa Picu Keributan, Karnaval Gunakan Sound Horeg Dilarang di Pati

Andre Faidhil Falah • Kamis, 15 Agustus 2024 | 22:47 WIB

 

MENGGANGGU WARGA: Salah satu karnaval yang pesertanya membawa sound horeg baru-baru ini.
MENGGANGGU WARGA: Salah satu karnaval yang pesertanya membawa sound horeg baru-baru ini.

PATI – Akhirnya Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Margoyoso melarang karnaval sound horeg di setiap desa. Sebab, bisa memicu keributan.

Diberitakan sebelumnya, pada Minggu (11/8) lalu, Sukati viral di berbagai media sosial (medsos).

Ia merasa geram dan terganggu dengan sound horeg saat karnaval sedekah bumi Desa Waturoyo, Margoyoso.

Saat sound horeg berhenti di depan rumahnya, ia pun menyemprot truk dengan air dari selang.

Tampak dalam video itu, Sukati meminta untuk mengurangi volume sound sambil memegang selang dengan air yang mengucur tak begitu deras.

Merasa tak terima ditegur, peserta karnaval sound horeg tersebut marah. Juga sempat melakukan intimidasi dan provokasi bersama-sama.

Polsek Margoyoso beserta pemerintah desa dan kecamatan sudah menyepakati arak-arakan atau karnaval sound horeg di karnaval Haul Mbah Ronggokusumo.

Hal itu, supaya terjadi kondusiVitas di Kecamatan Margoyoso.

Adanya larangan itu, imbas dari viralnya ibu-ibu menyiram rombongan karnaval sound horeg saat karnaval sedekah bumi di Desa Waturoyo, Margoyoso, pada Minggu (11/8) lalu.

”Dalam karnaval Haul Mbah Ronggo Kusumo, Desa Ngemplak Kidul, diimbau kepada seluruh masyarakat dan peserta karnaval, agar tidak membawa ataupun membunyikan sound horeg dan sejenisnya. Demi menjaga ketertiban acara,” tegas Kapolsek Margoyoso AKP Joko Triyanto.

Pihaknya bakal memberikan sanksi ketika peringatan tersebut tak diindahkan. Di antaranya sound horeg yang nekat ikut karnaval bakal disita.

Dengan adanya imbauan itu, kapolsek berharap, kejadian emak-emak viral usai menyemprotkan air ke rombongan sound horeg itu, tak terjadi lagi.

Harapannya, terjalin keamanan di tingkat bawah. (adr/lin)

Editor : Ali Mustofa
#keributan #emak-emak #pati #sedekah bumi #Sound Horeg #karnaval #keamanan