Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Heboh Emak-Emak di Margoyoso Pati Nekat Siram Rombongan Karnaval Sound Horeg, Begini Kronologi dan Nasibnya Kini!

Andre Faidhil Falah • Selasa, 13 Agustus 2024 | 01:24 WIB
KLARIFIKASI: Ibu yang viral duduk bersama anaknya yang menjadi korban penyiraman sound horeg di Desa Waturoyo, Kemacatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa Tengah pada Senin (12/8/2024)
KLARIFIKASI: Ibu yang viral duduk bersama anaknya yang menjadi korban penyiraman sound horeg di Desa Waturoyo, Kemacatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa Tengah pada Senin (12/8/2024)

PATI - Seorang emak-emak di Kecamatan Margoyoso, nekat menyiram rombongan arak-arakan sound horeg ketika karnaval.

Emak-emak itu sempat cekcok karena suara keras musik itu mengganggu.

Video emak-emak itu pun tersebar dan viral di dunia maya pada Minggu (11/8) hingga Senin (12/8) pagi.

Unggahan video di grup Facebook Kumpulan Anak Asli Pati dilihat 150-an ribu orang, disukai lebih dari seribu netizen dan mengadatkan lebih dari seribu komentar.

Setelah kejadian itu, kemarin (12/8) diadakan audiensi antara emak-emak itu dan panitia di balai desa setempat.

Ketika dijumpai di kediamannya, Sukati (emak-emak viral, Red) itu menyatakan, sebelumnya dirinya sudah menghubungi via WhatsApp (WA) ke panitia sebelum karnaval.

Isi pesannya, kalau melintasi rumahnya, sound sistemnya dikecilkan.

”Sebelum karnaval saya Wa. Tapi ternyata di depan rumah malah lama di situ,” ujarnya kemarin.

Menurutnya, adanya sound horeg itu mengganggu kenyamanan.

Selain suaranya yang keras, merusak perabotan rumah.

”Rumah kayak goyang. Bisa merusah perabotan-perabotan,” paparnya.

Karena mengganggu kenyamanan, akhirnya ia pun menyiram truk itu dengan air.

Tapi tak mengenai sound-nya. ”Seakan-akan getaran dada kuat. Saya tidak kuat. Saya siram ambil semprotan kena bak truknya,” imbuhnya.

Setelah itu, para peserta cekcok dengan Sukati. Kemudian menerobos rumahnya.

”Mereka masuk. Memukul larene kulo (anak saya), Temannya pingsat di kamar kosan,” imbuhnya.  

Terpisah, Kapolsek Margoyoso AKP Joko Triyanto ketika dikonfirmasi menyatakan, adanya video ibu-ibu viral di FB.

Waktu itu, saat rombongan terakhir ada sound dangdut dibawa menggunakan truk. Kebetulan terjadi kemacetan.

”Ibu ini merasa tak senang. Mungkin karena suara musik yang terlalu kuat mungkin mengganggu ibu itu. Timbul rasa kesal disiramkan ke mobilnya. Jadi bukan terkena sound-nya,” katanya.

Lanjut dia, pemilik sound ini tak terima terjadilah kericuhan. Setelah itu, panitia dari RT melerainya.

”Sempat ada cekcok. Mungkin pengaruh minuman atau mungkin karena tak senang. Pagi ini kami mendampingi mendatangi ketua panitia untuk mediasi. Semoga adanya mediasi permasalahan selesai. Kalau tidak ada titik temu, kami sarankan melapor ke polsek jika ada yang merasa dirugikan,” pungkasnya.

Sebelumnya, video emak-emak viral di dunia maya pada Minggu-Senin (11-12/8).

Video itu tersebar di postingan grub facebook (FB) Kumpulan Anak Asli Pati.

Postingan tersebut dilihat 150-an ribu orang, disukai lebih dari seribu netizen.

Selain itu, mengadatkan lebih dari seribu komentar.

Dalam video yang berdurasi 1 menit itu nampang emak-emak mengenakan baju hijau dengan celana hitam menyiram air ke rombongan arak-arakan sound horeg.

Sontak, bunyi sound horek pun dihentikan. Sejumlah lelaki kemudian menghampiri emak-emak tersebut. Cekcok antara mereka pun terjadi.

Awalnya, hanya sejumlah lelaki yang menghampiri emak-emak itu. Namun, selang beberapa saat, lelaki yang menghampiri emak-emak itu lebih banyak.

Hal itu membuat emak-emak tersudutkan dan ke dalam rumah. Rumahnya pun dikerubungi sejumlah lelaki. (adr)

 

Editor : Ali Mustofa
#jateng #emak-emak adu mulut #Jawa Tegah #emak-emak #pati #cekcok #Sound Horeg #polisi #Sukolilo #margoyoso #bisnis #dangdut #kemanan #kriminal