Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Duh! Keaktifan BPJS Kesehatan di Pati Minim, Ini Penyebabnya

Andre Faidhil Falah • Jumat, 26 Juli 2024 | 20:07 WIB
PJ BUPATI PATI HENGGAR BUDI ANGGORO
PJ BUPATI PATI HENGGAR BUDI ANGGORO

PATI – Keaktifan peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di Pati tergolong minim. Hanya 66 persen saja yang aktif.

Penjabat Bupati Pati Henggar Budi Anggoro mengatakan, hingga saat ini pihaknya mengejar capaian universal health coverage (UHC). Sementara itu, capaiannya sudah 98 persen.

Meski begitu, Henggar menyinggung keaktifan peserta yang masih sedikit. Karenanya, pihaknya berupaya akan menaikkan itu.

”Memang kalau keaktifannya kita masih di angka 66 persen. Kami akan kejar sampai ke 75 persen. Agar bisa masuk dalam zona UHC,” katanya.

Baca Juga: Heboh, Penjaga Kos di Pati Temukan Mayat di Kamar Kos, Ini Dugaan Kematiannya

Henggar menambahkan, capaian 98 persen itu merupakan angka yang cukup bagus. Ia juga mengungkapkan, pada saat dirinya masuk ke Kabupaten Pati capaiannya baru menyentuh angka 75 persen.

”Alhamdulillah sekarang sudah naik mencapai 98 persen. Kami coba kejar lagi tingkat keaktifannya sehingga zona UHC dapat kita peroleh di Kabupaten Pati yang tentunya ke depannya akan lebih baik lagi,” tuturnya.

Dia berharap, dengan masuk ke dalam zona UHC, pihaknya akan semakin banyak memberikan layanan yang terbaik kepada masyarakat Kabupaten Pati.

”Karena pada saat kita sudah masuk ke dalam zona UHC, tentunya layanan-layanan kesehatan yang dikehendaki oleh masyarakat. Baik itu di rawat inap ataupun rawat jalan. Kini tidak usah repot-repot bawa kartu BPJS, tapi cukup menunjukkan KTP saja,” ucapnya.

Sementara Kepala BPJS Kesehatan Pati, Wahyu Giyanto menyatakan, untuk meningkatkan pelayanan, pihaknya akan senantiasa memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Biar kepuasan masyarakat ini terjamin.

”Kita ingin kecepatan kemudahan layananan kita ngejar yang dua persen. Kemudian kita ngejar yang tingkat keaktifannya juga,” paparnya.

Ia berharap BPJS Kesehatan bisa memberikan layanan yang terbaik yang dibutuhkan oleh masyarakat dan juga oleh peserta JKN.

"Ke depan, jika mendengar BPJS Kesehatan, masyarakat akan tersenyum. Dan itulah yang menjadi kebanggaan BPJS Kesehatan,” pungkasnya. (adr/zen)

 

Editor : Noor Syafaatul Udhma
#pati #BPJS #Bupati Pati Henggar Budi Anggoro #BPJS Kesehatam