Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Update Kasus Karyawan Pabrik Garmen di Pati Keracunan Massal, Puluhan Pasien Masih Rawat Inap

Achmad Ulil Albab • Sabtu, 20 Juli 2024 | 03:03 WIB

 

SEHAT: Karyawan pabrik garmen PT Sejin Fashion saat dirawat di sejumlah rumah sakit di Pati kemarin.
SEHAT: Karyawan pabrik garmen PT Sejin Fashion saat dirawat di sejumlah rumah sakit di Pati kemarin.

PATI – Belasan pasien korban keracunan di pabrik garmen PT Sejin Fashion sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit pada Jumat (19/7).

Namun berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pati masih ada 32 pasien rawat inap.

Sebelumnya total masih ada 48 pasien yang dirawat inap, kemudian per 19 Juli sore  ada 16 pasien yang diperbolehkan pulang.

Sementara total yang masih rawat jalan ada 269 pasien.

Di KSH Pati sudah nihil pasien rawat inap, di RSUD Soewondo Pati dari 13 yang rawat inap.

Sebelas di antaranya sudah diperbolehkan pulang. Di RS Fastabiq juga dua pasien rawat inap sudah pulang semua.

“Ya per kemarin sore update-nya sudah banyak yang diperbolehkan pulang,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati Aviani Tritanti Venusia.

Sementara itu Plt Direktur RSUD Soewondo Pati Hartotok mengungkapkan dari 13 pasien yang rawat inap di tempatnya saat ini masih ada tiga pasien. Namun sudah diperbolehkan pulang.

“Hari ini (kemarin, Red) masih tiga pasien rawat inap. Yang dua pasien kemungkinan hari ini sudah boleh pulang tinggal nunggu dokter visit,” ungkap Hartotok.

Diketahui sekitar 327 karyawan pabrik garmen PT Sejin Fashion diduga keracunan makanan usai menyantap jatah makan siang di kantin pabrik setempat.

Para karyawan yang mayoritas Perempuan ini mengeluhkan mual, dan pusing. Tidak sedikit pula yang sampai muntah-muntah.

Diduga karena keracunan usai makan ikan tongkol, sampel makanan yang disantap para karyawan saat ini masih diperiksa di laboratorium milik Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.

Hasil pemeriksaan diperkirakan memerlukan waktu sepekan. (aua)

Editor : Ali Mustofa
#rawat inap #keracunan #pati #dinas kesehatan #pasien #pabrik garmen