Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Disnaker Pati Akui Kesulitan Cari Tenaga Kerja Perempuan, Apa Masalahnya?

Achmad Ulil Albab • Rabu, 10 Juli 2024 | 18:53 WIB
TELITI: Tenaga kerja perempuan di sebuah perusahaan di Pati sedang merampungkan pekerjaan.
TELITI: Tenaga kerja perempuan di sebuah perusahaan di Pati sedang merampungkan pekerjaan.

PATI - Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Pati mencatat tren perusahaan di Kota Mina Tani yang kesulitan mencari tenaga kerja baru-baru ini.

Saat ini banyak lowongan kerja. Ada kebutuhan 10.000 tenaga kerja di perusahaan - perusahaan yang ada di Pati.

Justru beberapa perusahaan kesusahan mendapatkan pekerja.

 

”Pertama karena loker khusus bagi perempuan. Selain itu, usia 25 sampai 30 tahun kebanyakan belum nyaman saat bekerja," ungkap Kepala Disnaker Kabupaten Pati Bambang Agus Yunianto.

"Mereka lebih memilih untuk pindah satu perusahaan ke perusahaan lain," lanjutnya.

Lebih lanjut Agus Yunianto menilai generasi milenial dan Z masih cari-cari. Belum nyaman di satu perusahaan yang dia tekuni.

"Terus lowongan masih di posisi perempuan. Mereka mencari perempuan susah, kalau dibuka tenaga kerja laki-laki ya banyak sebetulnya,” lanjut Agus.

Lebih lanjut pihaknya mencatat angka tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Pati tahun 2024 ini sekitar 3,84 persen.

 

Jumlah itu lebih sedikit atau turun dibandingkan tahun 2023 mencapai 4,29 persen.

TPT Pati yang dirilis BPS tahun 2023 di posisi 4,29 persen sekitar 35 ribuan. ”Sekarang sampai dengan saat ini di posisi 3,84 persen jadi hampir turun 7 ribuan untuk tahun 2024,” papar Agus.

Diketahui, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pati merilis info lowongan kerja dengan kebutuhan total sebanyak 10.000 tenaga kerja.

Perusahaan-perusahan yang membuka lowongan pekerjaan itu di antaranya PT Djarum di Kecamatan Margoyoso, HWI Pati di Batangan dan PT Dua Kelinci di Margorejo.

Kemudian, PT Sejin Fashion Indonesia di Margorejo dan PT Nikorama Citra Tobako.

Perusahaan itu membutuhkan pekerja sekitar 10.850 lowongan pekerjaan.

Terdiri dari perusahaan HWI membuka sebanyak 3.500 loker, Dua Kelinci 3.000 loker, PT Sejin 2.000 loker, Nikorama 1.250 loker, dan PT Djarum 1.110 loker. (aua/zen)

 

Editor : Ali Mustofa
#tenaga kerja #disnaker #pati #lowongan kerja #loker #perusahaan #Ketenagakerjaan