Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Ada Masalah Apa? Dewan Keluhkan Pelayanan Pasien RSUD di Pati

Andre Faidhil Falah • Rabu, 12 Juni 2024 | 00:49 WIB
DILIHATKAN: Plt Direktur RSUD RAA Soewondo Pati menunjukkan pendaftaran online di ruang tunggu pasien belum lama ini.
DILIHATKAN: Plt Direktur RSUD RAA Soewondo Pati menunjukkan pendaftaran online di ruang tunggu pasien belum lama ini.

PATI - Pelayanan di RSUD Soewondo Pati mendapat komentar dari anggota dewan.

Hal itu diungkapkan Ketua Fraksi PDIP DPRD Pati Teguh Bandang Waluyo.

Ia mengaku kerap mendapatkan keluhan masyarakat mengenai pelayanan di sana. 

Menurut Bandang, sapaan akrabnya, di samping dapat masukan, dirinya juga mengecek kondisi pelayanan di sana. Masih ada pasien yang menumpuk.

”Di UGD. Cek omongan saya. Yang rumah sakit (RS) swasta saja numpuk-numpuk apalagi negeri,” tegasnya. 

Adanya hal itu membuat pelayanan masyarakat terganggu.

Pasalnya, pelayanan kesehatan ini dianggap urgen. Menurutnya, adanya kelas RS yang membuat persoalan menumpuknya pasien. 

”Yang repot adalah hari ini dia kelasnya terlalu tinggi. Sehingga nompo ngenteni buwakan RS swasta. Urgent lagi dienggokke,” paparnya. 

Di samping itu, dia menilai, seharusnya RS pemerintah ini kelasnya lebih rendah dari swasta.

Sehingga warga-warga yang tak mampu ini dapat pelayanan semua.

”Itu lo yang sedih. Swasta ini diendekke levelnya biar dapat pasien. Yang RSUD malah diundakno. Harusnya kan kebalik. Orang yang punya BPJS itu biar masuk. Ini penting,” ujarnya. 

”Ketika suwondo g mampu baru dikirim ke swasta. Tak mungkin pasien buangan dari swasta ini mau ke RSUD. Ini fakta lapangan,” lanjutnya. 

Di sisi lain, pemerintah sedang mengupayakan pelayanan yang memudahkan masyarakat.

Yaitu dengan pelayanan online. 

Selain itu ada pelayanan I-Care.

Tujuannya untuk mempermudah pelayanan kesehatan kepada masyarakat. 

Plt. Direktur RSUD RAA Soewondo Pati Hartotok mengatakan, dengan I-Care ini data pasien bisa dilihat.

Jadi riwayat kesehatan klien di berbagai rumah sakit (RS) bisa terpantau. 

”Tentunya dokter spesialis ini bisa melihat riwayat kesehatan pasien dengan cepat dan mudah. Datanya terlihat melalui aplikasi I-Care BPJS Kesehatan itu,” katanya. 

Dengan adanya sistem tersebut, harapan dia, pelayanan kesehatan kepada masyarakat ini lebih cepat dan mudah.

Sehingga keselamatan pasien ini terjamin. 

”Untuk antrean kan bisa online. Sehingga tak menumpuk lagi di RS. Kemudian dengan aplikasi itu, harapannya bisa mempercepat dan mempermudah layanan,” terangnya. (adr).

Editor : Dzikrina Abdillah
#rsud #keluhan #pati #dewan #pasien #pelayanan