Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Hacker Voltcyber Bongkar Modus Bos Rental Jakarta yang Dikeroyok di Sukolilo Pati, Begini Tanggapan Polisi

Dzikrina Abdillah • Selasa, 11 Juni 2024 | 02:39 WIB
Postingan Instagram voltcyber_v2 mengungkap kasus pengeroyokan bos rental mobil di Sukolilo Pati.
Postingan Instagram voltcyber_v2 mengungkap kasus pengeroyokan bos rental mobil di Sukolilo Pati.

PATI - Sebuah akun hacker di Instagram voltcyber_v2 mengunggah sejumlah postingan yang mengungkap kasus pengeroyokan bos rental mobil di Sukolilo Pati.

Seperti yang telah diketahui, sempat viral kasus pengeroyokan yang menewaskan seorang bos rental mobil asal Jakarta bernama Burhanis.

Insiden pengeroyokan itu terjadi di Desa Sumbersoko Kecamatan Sukolilo, Kamis (6/6) lalu.

Sebelumnya, Burhanis bersama 3 orang lainnya ingin mengambil mobil miliknya yang dirental seorang asal Sukolilo.

Nahas, ia diteriaki maling dan dikeroyok sejumlah warga.

Akibatnya, Burhanis dinyatakan tewas, sementara 3 orang lainnya mengalami luka parah.

Baru-baru ini sebuah akun hacker dengan nama Instagram voltcyber_v2 membongkar kasus tersebut.

Dalam postingannya ia menunjukkan bukti beberapa surat bermaterai yang pernah dibuat oleh korban pengeroyokan di Sukolilo Pati.

Ia mengaku mendalami dan melakukan profiling terkait data NIK yang tertera di dalam surat tersebut.

Ternyata data NIK dan nomor telepon yang di akui sebagai pemilik unit mobil tidak sinkron.

Pada slide kedua yang bersangkutan sudah aing hubungi dan menjelaskan bahwa yang tertera memang identitas dia namun tidak pernah merasa menyewa mobil maupun memiliki mobil dengan data pada surat slide kedua.

Ia menyebut hal itu bisa dipastikan ini modus penipuan.

Karena nomor yang dicantumkan bukan nomor dari atas nama yang dicantumkan oleh Burhanis.

Begitu juga dengan slide ketiga hal yang serupa.

Hacker Voltcyber menambahkan, pada slide terakhir adalah cuplikan rekaman warga sukolilo Pati membakar mobil korban.

Di mana di badan mobil tersebut tercantum tulisan TRD sportivo, nama yang sama dipakai di surat palsu di slide sebelumnya.

"Jadi aing bisa katakan modus yang dipakai korban untuk menipu ini adalah dengan modus residivis berkedok leasing, jual lalu tarik kembali dan uang hangus." tulis Hacker Voltcyber dalam postingannya.

"Jadi komplotan BURHANIS ini menjual mobil tanpa BPKB atau kredit macet ke korbannya lalu komplotan BURHANIS ini mengambil lagi unit yang sudah dia jual ke korban dengan cara ambil diam-diam maupun paksa dengan alasan mobil rental yang diperjualbelikan padahal tempat rental mobil yang tertera diatas tidak ada alias bodong." imbuhnya.

Ia menyimpulkan bahwa komplotan Burhanis ini sengaja memalsukan data dengan mengambil data orang lain untuk meyakinkan target mereka.

Sementara, untuk warga yang main hakim sendiri juga harus diproses sesuai hukum yang berlaku.

Karena tidak dibenarkan untuk bermain hakim sendiri apalagi sampai menghilangkan nyawa seseorang.

Ia juga turut menyebut Polresta Pati untuk melakukan penyelidikan mendalam terkait temuannya tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol M Alfan Amrin mengaku akan menindaklanjuti lebih lanjut terkait hal tersebut.

“Saat ini kita masih fokus ke kasus penganiayaan secara bersama-sama hingga hilangnya nyawa seseorang. Kita fokus ke penanganan kasus ini,” ungkap Kasat Reskrim.

Polisi juga belum menjawab saat ditanya terkait legalitas kepemilikan mobil Honda Mobilio milik korban BH tersebut.

Namun polisi membenarkan jika korban BH memang memiliki usaha rental mobil di Jakarta. (aua/dzk).

Editor : Dzikrina Abdillah
#pengeroyokan #mobil #instagram #polresta pati #Sukolilo #Voltcyber-V2 #Bos rental #hacker