Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Polisi Amankan Barang Bukti Batu dalam Kasus Pengeroyokan Bos Rental Jakarta di Sukolilo Pati, Begini Penampakannya

Achmad Ulil Albab • Selasa, 11 Juni 2024 | 01:04 WIB

AMANKAN: Polisi amankan barang bukti berupa batun dalam kasus pengeroyokan yang menewaskan Burhanis (BH) bos rental mobil asal Jakarta, di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Kamis (6/6) lalu.
AMANKAN: Polisi amankan barang bukti berupa batun dalam kasus pengeroyokan yang menewaskan Burhanis (BH) bos rental mobil asal Jakarta, di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Kamis (6/6) lalu.



PATI
– Polisi mengamankan barang bukti berupa batu, kayu, batu, helm dan juga sepeda motor para tersangka pengeroyokan dalam kasus pengeroyokan yang menewaskan Burhanis (BH) seorang bos rental mobil asal Jakarta, di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Kamis (6/6) lalu.

Hal itu diketahui saat konferensi pers di Mapolresta Pati pada Senin (10/6).

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombespol Stefanus Satake Bayu Setianto mengungkapkan total sudah ada 19 saksi yang diperiksa dan sudah ada 3 tersangka.

“Semua tersangka kita amankan di wilayah Pati sendiri. Tiga tersangka saat ini adalah EN, 51, bekerja sebagai petani, BC, 37, bekerja sebagai buruh tani, dan AG, 35, wiraswasta. Ketiga memiliki peran mengejar dan menghadang mobil yang dibawa korban, kemudian memukul dan menginjak. AG perannya yang bersangkutan melindas korban dengan kendaraan roda 2 mengenai lengan kanan dada dan juga memukul korban,” jelas Kabid Humas Polda Jawa Tengah saat memimpin rilis kasus di Mapolresta Pati pada Senin (10/6).

Lebih lanjut, pihaknya saat ini terus mendalami kasus penganiayaan yang berujung hilangnya nyawa seseorang tersebut.

Pihaknya mengaku tidak menutup kemungkinan bakal ada saksi lain yang bisa ditetapkan sebagai tersangka.

Diberitakan sebelumnya, empat orang pria bermaksud mengambil mobil rental yang ada di Dukuh Soko Desa Sendangsoko Kecamatan Sukolilo, Kamis (6/6).

Korban SH, KB, dan AS diajak oleh korban BH untuk mengambil mobil Honda Mobilio rentalan ke posisi GPS mobil yaitu di Desa Sumbersoko Sukolilo.

Kemudian saat tiba di lokasi, para korban menemukan mobil tersebut terparkir di halaman depan rumah AG.

Korban BH membuka dan membawa mobil tersebut dengan kunci cadangan, ada warga yang melihat mobil tersebut dibawa, lalu berteriak "maling" dan mengejar mobil yang dibawa para korban, kemudian setelah berhasil dihentikan, para korban keluar mobil dan dipukuli oleh massa.

Para korban kemudian dievakuasi ke RSUD Kayen Pati, namun korban BH nyawanya tak tertolong.

Sementara, ketiga korban lainnya saat ini masih dirawat di RSUD Soewondo Pati.

Dalam kasus ini polisi mengamankan sejumlah barang bukti seperti pakaian pelaku dan korban, kayu, batu, helm dan juga sepeda motor.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka kini telah ditahan dan dijerat Pasal 170 ayat 2 ke-3 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Belum Dalami Isu Residivis dan Daerah Penadah Mobil Gelap

Tewasnya bos rental mobil yang dihajar massa di Desa Sendangsoko Kecamatan Sukolilo memunculkan isu wilayah Pati sebagai daerah penadah mobil “gelap”.

Isu itu ramai di sosial media seperti facebook, instagram hingga tik tok.

Setiap ada postingan berita terkait tewasnya bos rental mobil itu, beberapa pengguna sosial media berkomentar terkait Pati sebagai daerah penadah mobil “gelap”.

Sebuah akun hacker di instagram voltcyber_v2 mengunggah postingan yang meminta pengusaha rental mobil di wilayah Jawa Tengah untuk waspada dan langsung menolak saja jika ada penyewa yang mau ke arah wilayah Pati.

“Jadi jika ada penyewa atau rental mobil menuju wilayah Pati langsung tolak saja. Atau jika GPS mobil mengarah ke arah Pati segera dihadang. Resiko kehilangan mobil cukup besar karena wilayah Pati masih banyak residivis penggelapan mobil rental. Untuk @polresta_pati terimakasih banyak sudah mengamankan para tersangka pengeroyokan, tolong disisir wilayah Pati yang daerah pelosok karena banyak residivis penggelapan mobil maupun motor,” tulis akun voltcyber_v2.

Menanggapi hal tersebut, Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol M Alfan Amrin mengaku akan menindaklanjuti lebih lanjut terkait hal tersebut.

“Saat ini kita masih fokus ke kasus penganiayaan secara bersama-sama hingga hilangnya nyawa seseorang. Kita fokus ke penanganan kasus ini,” ungkap Kasat Reskrim.

Polisi juga belum menjawab saat ditanya terkait legalitas kepemilikan mobil Honda Mobilio milik korban BH tersebut.

Namun polisi membenarkan jika korban BH memang memiliki usaha rental mobil di Jakarta. (aua/khim)

Editor : Abdul Rokhim
#Bos rental tewas #pati #polresta pati #jakarta #Sukolilo #tersangka #Bos rental