PATI - Warga Desa Ronggo, Kecamatan Jaken, Pati digemparkan dengan tragedi pembunuhan yang menimpa seorang wanita muda.
Wanita muda itu diketahui berinisial D yang berakhir tewas dibunuh pemuda desa setempat karena masalah asmara.
Kejadian pembunuhan itu terjadi pada Selasa (4/6) pagi.
Namun, warga baru mengetahui kejadian itu sekitar pukul 10.00 WIB.
Hal itu dikonfirmasi Kepala Desa Ronggo, Kecamatan Jaken, Sutrisno.
Ia membenarkan pembunuhan itu terjadi di desanya.
Ia mengatakan kejadian diperkirakan terjadi pukul 08.00 WIB pada Selasa (4/6).
Saat ini pelaku pembunuhan telah diamankan pihak berwajib.
Sementara kasus tersebut saat ini ditangani Polsek Jaken.
Keterangan Pihak Kepolisian (Kapolresta Pati)
Kejadian pembunuhan itu juga dikonfirmasi Kapolresta Pati Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama melalui Kasat Reskrim Kompol M Alfan Armin.
Ia mengatakan kronologis kejadian sekitar pukul 08.00 WIB korban berinisial RP (21) yang merupakan warga Desa Ronggo.
Korban datang kerumahnya tersangka dengan mengendarai sepeda motor.
Kemudian diajak masuk kedalam kamar oleh pelaku dan Rumah dalam keadaan tidak ada orang tua tersangka.
Dan pada pukul 08.00 WIB ibu tersangka pulang ke rumah dan mengetuk pintu kamar tetapi tidak dibukakan.
Ibu pelaku kemudian minta tolong kepada warga untuk merayu tersangka membuka pintu kamar.
Akan tetapi tidak mau membukakan pintu kemudian melapor kepada kepala desa dan perangkat Desa Ronggo dan diteruskan ke Polsek Jaken.
"Warga sekitar yang mengetahui mendatangi TKP, Kemudian menghubungi petugas Polsek Jaken dan pelaku dapat diamankan setelah personil Polsek Jaken datang ke TKP", ungkapnya.
Kasat Reskrim menuturkan Saat ini tim inafis Sat Reskrim Polresta Pati melaksanakan olah TKP dirumah korban dan dilanjutkan dirumah terduga pelaku.
Kompol M Alfan Armin mengungkapkan diduga modus Operandi tersangka membunuh korban karena sakit hati korban akan menikah dengan orang lain.
"Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka bekas gorokan di bagian leher, Polisi mengamankan sebilah pisau dapur dan gunting serta sepeda motor milik korban", pungkasnya. (*/dzik)
Editor : Dzikrina Abdillah