PATI — Dukungan pemerintah daerah terhadap layanan perpustakaan di Kabupaten Pati terbilang minim.
Hal ini terlihat dari minimnya koleksi buku di perpustakaan daerah yang dikelola Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Pati.
“Kita perlu penambahan koleksi buku, sejak 2019 hampir tidak pernah beli buku. Memang terutama saat pandemi Covid-19 lalu anggarannya tidak ada sampai sekarang," ujarnya.
"Padahal selama ini kunjungan di perpustakaan masih ramai. Bahkan mahasiswa kesehatan sering cari referensi di sini. Karena di Pati ini ada beberapa perguruan tinggi kesehatan,” ungkap Kepala Dinas Arpus Kabupaten Pati Suwanto dalam kegiatan Forum Perangkat Daerah siang kemarin.
Pihaknya berharap kedepan ada kesadaran pentingnya perpustakaan bagi pembangunan manusia di Kabupaten Pati.
Sehingga perpustakaan mendapat dukungan anggaran yang sesuai.
“Kita harapkan memang ada perhatian dari pemerintah daerah, supaya memberikan atensi terhadap literasi bagi masyarakat. Di dewan juga tidak mendukung katanya untuk apa anggaran banyak-banyak kanggo nunggoni wong moco," ujarnya.
Nah ini persoalannya cara pandang dari pemimpin yang belum paham betul pentingnya perpustakaan,” lanjut Suwanto.
Dari data yang ada jumlah koleksi buku di perpustakaan daerah saat ini hanya 132.407 eksemplar buku.
Dalam kurun waktu 4 tahun terakhir tidak ada penambahan jumlah koleksi buku secara signifikan.
Pada tahun 2020 jumlah total buku ada 93.773 esemplar, tahun 2021 ada 130.677 eksemplar, tahun 2022 ada 132.220 eksemplar, dan tahun 2023 ada 132.407 eksemplar.
Sementara jumlah kunjungan mengalami peningkatan sejak tahun 2021 dari 7.441 orang pada tahun 2023 lalu jumlah kunjungannya mencapai 15.404 orang.
Memang jumlah pengunjung ini masih di bawah angka kunjungan pada tahun 2018-2019.
Dimana pada tahun 2018 jumlah pengunjung mencapai 36.858 orang dan tahun 2019 jumlah pengunjung 39.389 orang.
Selain jumlah pengunjung, jumlah anggota di perpustakaan daerah juga meningkat dari tahun ke tahun sejak 2018. Dari semula 5.864 orang, pada tahun 2023 lalu jumlah anggota menjadi 9.546 orang. (aua)
Editor : Ali Mustofa