Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Ribuan Hektare Lahan Pertanian di Sembilan Kecamatan di Pati Bisa Gagal Panen Akibat Terendam Banjir

Andre Faidhil Falah • Senin, 25 Maret 2024 | 17:00 WIB
KEBANJIRAN: Area persawahan di Desa Karangrowo, Jakenan dipenuhi banjir belum lama ini.
KEBANJIRAN: Area persawahan di Desa Karangrowo, Jakenan dipenuhi banjir belum lama ini.

PATI – Banjir di sejumlah wilayah di Kabupaten Pati merendam 7.000-an hektare (ha) pertanian terendam banjir.

Jika tak segera surut kondisi ini bisa membuat tanaman padi  bisa puso dan gagal panen.

Berdasarkan keterangan pihak Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati, banjir melanda di sembilan kecamatan.

Baca Juga: Ini Dia Nama-nama Pemenang Lomba Bonsai Tingkat Nasional di Grobogan, Berikut Daftarnya!

Sembilan kecamatan terdampak banjir itu meliputi, Gabus, Kayen, Juwana, Dukuhseti, Jakenan, Winong, Pati, Sukolilo, dan Wedarijaksa.

Dari wilayah itu, 7.000-an ha lahan pertanian kebanjiran.

Hal itu terpampang ketika pihak Pemkab Pati mengadakan rakor kedaruratan banjir belum lama ini.

Dalam rapat tersebut, ternyata dampak banjir dari sungai Juwana ini luasnya sekitar 7.000 ha. Kemudian seribu ha di antaranya puso

Kepala Dispertan Kabupaten Pati, Nikentri Meiningrum mengatakan, bencana banjir mulai datang pada awal puasa.

Menurutnya, lahan yang terdampak di Kecamatan Gabus seluas 1.054 hektare tanaman padi.

Kecamatan Kayen terdampak 933,9 hektare tanaman padi dan 153 tanaman jagung.

Kecamatan Juwana seluas 90 hektare tanaman padi, Kecamatan Dukuhseti seluas 14,5 hektare tanaman padi, Kecamatan Jakenan terdampak 535 hektare tanaman padi dan Kecamatan Winong seluas 16 hektare tanaman padi.

Selanjutnya, Kecamatan Pati terdampak 652 hektare tanaman padi, Kecamatan Sukolilo seluas 3.472 hektare tanaman padi dan Kecamatan Wedarijaksa seluas 20 hektare tanaman bawang merah.

Baca Juga: Jadi Best In Show, Bonsai Hokianti Milik Warga Gresik Jatim Dapat Hadiah Utama Seekor Sapi, Begini Wujudnya!

“Dari total seluruhnya untuk tanaman padi yang terkena banjir seluas 6.955 hektare tanaman padi, jagung 153 hektare dan bawang merah 20 hektare,” paparnya.

Di samping itu, salah satu petani, Trisno Utomo mengatakan, setidaknya hampir keseluruhan area persawahan di Desa Karangrowo, Jakenan terendam banjir.

Sebanyak sekitar 25 hektar lahan pertanian yang terdampak.

Sementara ketinggian air yang merendam lahan pertanian mencapai 1 meteran.

”Kami sudah selesai musim tanam. Persawahan untuk saat ini semua totalnya jadi puso, umur padi 30 hari,” pungkasnya. (adr/ali)

Editor : Noor Syafaatul Udhma
#lahan pertanian #banjir #pati #tanaman padi #sungai juwana #gagal panen