Dua Perguruan Silat Di Margoyoso Pati Nyaris Jotosan Digagalkan Polisi, Begini Kronologinya!

Andre Faidhil Falah • Dipublikasikan Sabtu, 23 Maret 2024 | 20:18 WIB
DAMAI: Antar perguruan pencak silat di Kecamatan Margoyoso menunjukkan surat pernyataan di polsek setempat belum lama ini.
DAMAI: Antar perguruan pencak silat di Kecamatan Margoyoso menunjukkan surat pernyataan di polsek setempat belum lama ini.

PATI - Dua perguruan silat di Margoyoso, Pati hampir saling adu jotos.

Sebelumnya, beredar informasi adanya dua perguruan silat hendak adu ilmu di Desa Waturoyo, Margoyoso Pati.

Perselisihan itu diketahui adanya gesekan antar kelompok. 

Hal itu dibenarkan Kapolsek Margoyoso AKP Joko Triyanto 

Namun, ia menyebut perselisihan gagal setelah pihak kepolisian datang untuk mendamaikan mereka. 

Pihaknya menindaklanjuti adanya perselisihan antar perguruan pencak silat yang terjadi di wilayah hukumnya.

Kemudian pihaknya mencoba menyelesaikan persoalan tersebut biar tak terjadi adu jotos.

”Kejadiannya beberapa hari lalu. Jajaran Polsek Margoyoso gerak cepat melakukan pertemuan mediasi. Kami menghadirkan masing-masing ketua perguruan silat,” terangnya.

Dia menjelaskan, sebelumnya ada permasalahan gesekan antara kelompok perguruan pencak silat.

Gesekan antar perguruan silat itu terjadi pada  hari Kamis (21/3) pukul 01.00.

Lokasinya di depan SPBU turut Desa Waturoyo, Margoyoso.

”Ada gesekan antar kelompok. Akhirnya kami melakukan mediasi di polsek. Ketuanya saya panggil,” tuturnya.

Hasil kesepakatan dalam forum mediasi tersebut bahwa kedua belah pihak setuju berdamai.

Antar perguruan pencak silat telah sepakat menyelesaikan permasalahan gesekan tersebut secara kekeluargaan.

Tidak memperpanjang serta menempuh jalur hukum juga.

”Kedua belah pihak telah sepakat dan sanggup untuk tidak mengulangi kembali permasalahan yang sama di kemudian hari." katanya.

"Mereka juga siap saling mendukung dan menjalin persaudaraan antar kelompok perguruan dikuatkan dengan menandatangani surat pernyataan,” tukasnya. 

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat dan perguruan pencak silat agar selalu mengontrol emosinya agar tak terjadi gesekan.

Bila ada permasalahan diselesaikan dengan baik.

”Kami mengimbau kepada kedua belah pihak agar selalu mengontrol anggotanya. Terutama yang mempunyai permasalahan di luar struktural atau komando organisasi agar dapat mensikapi dengan baik dan bijaksana. Jangan menggunakan cara-cara penyelesaian kekerasan atau tawuran,” pungkasnya. (adr)

Editor : Dzikrina Abdillah
silat pati pencak adu jotos damai perguruan margoyoso