PATI - Sebanyak 28 remaja telah diamankan pihak Polresta Pati.
Penangkapan itu dikarenakan kawula muda itu hendak tawuran di wilayah Kecamatan Margorejo.
Kelompok pemuda itu berbondong-bondong dengan menggunakan 30-an sepeda motor.
Warga mengira sekumpulan remaja itu kelompok gangster.
”Di dekat pabrik Dua Kelinci. Jarene gangster soalnya pada membawa celurit,” terang warga setempat, Yuyun.
Para warga juga melihat aksi tawuran itu. Pemuda itu juga dikejar kepolisian yang berlari ke kebun dekat tempat perkara kejadian (TKP).
”Mereka dikejar pak polisi sampai nek telo-telonan. Polisine ya akih,” paparnya.
Sementara itu, ketika dikonfirmasi, Kasatreskrim Polresta Pati Kompol M. Alfan Armin MAP mengatakan, para pemuda itu telah diamankan.
Setidaknya ada 28 remaja yang diringkus.
”Kami telah mengamankan sekelompok pemuda tawuran. Lokasinya di jalan raya Pati-Kudus km 9 (depan PT Starindo Jaya Packaging) turut Desa Wangunrejo, Margorejo,” tuturnya saat dihubungi Jawa Pos Radar Kudus.
Meski begitu, masih ada remaja yang berhasil melarikan diri. Pihaknya menduga itu.
”Diduga masih (pelaku tawuran kabur, Red). Masih didalami,” terangnya.
Soal kronologi, dia menjelaskan, mulanya ada ajakan dari kelompok pemuda melalui medsos.
Kemudian ajakan itu direspon oleh kelompok pemuda dan datang ke TKP.
”Mendapati adanya kelompok pemuda yang membawa senjata tajam (sajam) dan laporan warga, kami mendatangi lokasi. Setelah sampai, kelompok pemuda tersebut kabur ke arah kebun tebu dan jagung pinggir jalan,” tandasnya.
Selanjutnya, petugas dibantu dengan warga Desa Wangungrejo, Margorejo melakukan penyisiran.
Setelah itu, sebanyak 28 remaja berhasil diamankan. (adr)
Editor : Ali Mustofa