Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Inovatif! Teknologi Tepat Guna UMK Bantu Tingkatkan Produksi Kopi Kelompok Tani di Gunungsari Pati

Abdul Rokhim • Selasa, 22 Agustus 2023 | 15:00 WIB

TEKNOLOGI TEPAT GUNA :  Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Muria Kudus menyerahkan TTG Alat pengupas dan penepung kopi kepada kelompok tani di Desa Gunungsari, Pati pada Minggu (20/8).
TEKNOLOGI TEPAT GUNA : Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Muria Kudus menyerahkan TTG Alat pengupas dan penepung kopi kepada kelompok tani di Desa Gunungsari, Pati pada Minggu (20/8).



PATI
- Tim Pengabdian kepada Masyarakat Skim Pemberdayaan Desa Binaan Universitas Muria Kudus (PDB UMK) berhasil memberi bantuan dan pendampingan pemanfaatan Teknologi Tepat Guna (TTG) kepada kelompok tani Desa Gunungsari Pati.

Kegiatan ini bagian dari proyek yang didanai Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi tahun 2023.

Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat PDB UMK, Sri Mulyani mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Riset dan Teknologi atas dukungan mereka dalam mewujudkan proyek TTG.

Baca Juga: Tim PKM UMK Beri Pendampingan, Pembuatan, Dan Penggunaan “ARA BerKeLana” di SD Negeri Kudus

Baca Juga: Tim PKM UMK Sosialisasi dan Edukasi Kelompok Tani Gunungsari Pati

"Kegiatan kami mencakup pemberian bantuan serta pelatihan. Dan kami juga memberikan pendampingan terkait implementasi TTG," jelasnya.

"Dalam proyek ini, kami memberi dua jenis TTG. Yaitu TTG Huller Pengupas Biji Kopi dan TTG Disk Mill yang digunakan untuk menepung menjadi bubuk kopi. Semoga mesin-mesin TTG ini bermanfaat bagi kelompok tani Gunungsari," imbuhnya.

Sementara itu, perwakilan kelompok tani Gunungsari, Ngarjono juga berbagi pengalamannya.

"Awalnya, kami menggunakan mesin huller dari mesin selepan padi untuk mengolah biji kopi. Namun, berkat kegiatan ini, kami sekarang telah dilengkapi mesin huller khusus untuk pengolahan kopi," ungkapnya.

Menurutnya, mesin huller khusus pengolahan kopi mampu menghasilkan green coffee yang lebih baik.

"Hasil sebelumnya masih kasar. Namun, dengan adanya pendampingan dalam pemanfaatan TTG, kami sekarang dapat menghasilkan bubuk kopi yang lebih halus. Kami sangat berterimakasih atas bantuannya. Semoga mesin TTG terus bermanfaat buat kami," ungkapnya.

Baca Juga: Peduli Anak Yatim, Yayasan Pembina UMK Santuni Panti Asuhan se-Kabupaten Kudus

Baca Juga: Perkuat Kecakapan Berwirausaha, Mahasiswa PGSD FKIP UMK Berkreasi Seni Ecoprint

Anggota Tim Pengabdian kepada Masyarakat PDB UMK, Winarso menjelaskan mesin TTG terbuat dari stainless steel dan telah dimodifikasi agar lebih kokoh.

"Ini memungkinkan mesin untuk menghancurkan dan menggiling kopi lebih halus, dengan ukuran hasil akhir mencapai 0,5 mm. Hasilnya telah sesuai dengan harapan kelompok tani Gunungsari," jelasnya.

"Harapannya, bantuan mesin TTG bisa membantu meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi kopi. Serta berdampak positif pada ekonomi lokal," imbuhnya.

Proyek bantuan TTG merupakan contoh nyata universitas terlibat langsung ke masyarakat. Dan membawa manfaat konkret bagi kelompok tani dan pembangunan desa secara keseluruhan. (*)

Editor : Abdul Rokhim
#produksi kopi #pati #universitas muria kudus #Kudus #teknologi tepat guna #Gunungsari