PATI – Konser musik dangdut pada Jumat (18/8) malam berakhir menjadi petaka bagi warga Desa Mojoagung, Kecamatan Trangkil, Supri dan Derlita.
Pasalnya, keduanya menjadi korban penusukan saat konser musik memperingati kemerdekaan HUT RI ke-78 itu berlangsung.
Bahkan, akibat kejadian itu, Supri pun tewas sementara Derlita mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.
Video kerusuhan tersebut sempat beredar luas di sosial media.
Baca Juga: Ini Dia KSH Eye Center, Klinik di Pati yang Memberikan Pelayanan Kesehatan Mata Berkualitas
Baca Juga: Direktur Utama PT Keluarga Sehat Sejahtera Pati Lantik Pejabat Struktural KSH Group, Ini Rinciannya
Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus membenarkan kabar tersebut.
Namun, hingga kini, belum diketahui pasti terkait kronologi kejadian tersebut.
”Bapak Supri meninggal dunia usai ditikam. Sementara Derlita dilarikan ke rumah sakit,” jelas Kompol Onkoseno, Sabtu (19/8).
Meski demikian, pihaknya telah menahan dua pelaku yang diduga melakukan penikaman kepada kedua orang korban. Kedua pelaku berinisial AK dan CR.
”Dua pelaku sudah kami tahan. Keduanya warga Pati,” terang Kompol Onkoseno.
Baca Juga: Seorang Warga Desa Mojoagung Pati Tewas Ditikam di Acara Dangdutan Begini Kronologinya
Baca Juga: Hampir Setahun Jalan Rusak akibat Longsor di Kayen Pati Belum Juga Diperbaiki Ini Bahayakan Pengendara
Saat ini, Satreskrim Polresta Pati sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Jajarannya juga telah menahan dua pelaku. Keduanya berinisial AK dan CR.
“Pelaku sudah kami tahan. Keduanya warga Pati. Kasus ini masih kami selidiki dan kembangkan,”
lanjut Kompol Onkoseno.
Sementara itu, Kepala Desa Mojoagung, Susilo Budi Haryanto mengungkapkan kronologi kejadian tersebut.
Kades yang akrab disapa Yoyok itu mengatakan, awalnya warga menonton pentas dangdut memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-78 di RT 8/RW 2 dekat
rumah korban.
Baca Juga: Jadi Perbincangan, Kades Bulumanis Pati Nonaktif Nekat Ngantor sambil Ajak Anak-Istri, Begini Tanggapan Camat
Baca Juga: Reka Adegan Peristiwa Ibu Tewas Peluk Anak di Pati Digelar, Tersangka Peragakan Pemukulan di Kepala Korban
Menurutnya, pentas sudah sesuai prosedur. Namun saat itu tiba-tiba penonton ricuh.
Beberapa pemuda terlibat tawuran.
Korban yang berada tidak jauh dari kejadian pun berinisiatif melerai pertengkaran itu.
Namun, Supri justru tertusuk di bagian perut sebelah kirinya.
”Korban berusaha melerai. Tapi Supri terkena tusukan di bawah perut dekat paha.
Baca Juga: Truk VS Truk di Jalan Pantura Pati-Rembang, Truk Terguling Halangi Jalan, Begini Kronologinya
Baca Juga: Ganggu Kenyamanan Masyarakat, Puluhan Motor Knalpot Brong di Pati Diamankan Polisi
Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Islam (RSI) Margoyoso. Namun, nyawanya tidak dapat tertolong usai kehilangan darah cukup banyak,” paparnya.
Selain Supri, seorang warga lainnya, Derlita juga menjadi korban dalam kejadian itu. Ia mengalami luka di bagian kepalanya.
Saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSI Margoyoso. (aua/him)
Editor : Abdul Rokhim