PATI - Chat mesra diduga perselingkuhan antara seorang camat di Pati, Jawa Tengah dengan bawahannya viral di media sosial.
Chat mesra perselingkuhan antara camat dengan bawahan itu diunggah oleh akun Tiktok @fairybengbeng pada Selasa (18/).
Diketahui, pemilik akun Tiktok itu sendiri bernama Tiara dan merupakan anak dari wanita selingkuhan dari camat tersebut. Dalam chat itu, keduanya saling memanggil sayang.
"Ayok sholat dl sayaang..," tulis oknum wanita itu.
Baca Juga: Viral! Oknum Camat di Pati Diduga Selingkuh dengan Bawahan, Sang Anak Lapor Bupati
"Ayoo sayaaang..kita berdoa semoga kita berjodoh dunia akherat...amin," tulis oknum camat tersebut.
Tak hanya itu, pihak wanita menulis jika dirinya ingin disayang oleh si camat.
Pada chat berikutnya, oknum camat itu meminta izin untuk dirinya datang ke rumah sang wanita tersebut. Namun, ia masih bingung untuk mencari alasan.
Bahkan, keduanya juga mengatakan kangen satu dengan yang lain.
Bahkan ibu dari Tiara mempersilakan camat itu datang ke rumah saat suaminya sedang pergi.
"Aku tak mertamu ke rumah jenangan ya sayang. (Aku datang ke rumahmu ya sayang)" tulis si camat.
"Hyaa monggo sayangku dgn senang hati," balas dari ibu Tiara.
"Lha terus alasanku opo sayangg. Alasanku mosok kangen?"
"Y kyk dlu a alasan cari rumah e sapa gitu," balas si wanita.
Keduanya juga melakukan video call namun tanpa suara satu sama lain.
Baca Juga: Kejari Pati Musnahkan Barang Bukti Kasus Pidana, Ada Sabu hingga Kartu ATM
Namun, karena nekat malaporkan perselingkuhan ibunya dengan camat kepada PJ Bupati, Tiara pun dimaki-maki ibunya.
Bahkan Tiara sampai disebut anak durhaka dan diputus tali darah oleh sang ibu.
Hal itu terlihat dari chat Whatsapp antara dirinya dengan sang ibu.
"Anak durhaka.Pengkhianat wong tuo," tulis ibu dari Tiara.
"Isi chat yg ditarik," beliau marah karena aku nge dm Bapak PJ Bupati Pati terkait perselingkuhannya," tulis Tiara di video.
Baca Juga: Ini Alasan Nelayan Pati Tolak Aturan Penangkapan Ikan Terukur
Tiara lalu membalas dirinyjika a tak suka jika sang ibu berhubungan dengan oknum camat itu.
Namun ibunya mengatakan jika hubungannya dengan camat itu hanya sebatas atasan dan bawahan di tempat kerja.
"Sing njaluk dukungan kowe sopo? (yang minta dukungan kamu siapa?) Wong mm hanya sekedar dekat kr p camat. Jauh aoa sing onong pikiranmu. (Orang mama hanya sekedar dekat dama pak camat, jauh sekali pikiranmu)" balas sang ibu.
Hiya atasan dan bawahan," tulis ibu dari Tiara.
Baca Juga: Permudah Akses Pelayanan Kesehatan, Klinik Pratama Fastabiq Sehat Tlogowungu Pati Gandeng BPJS Kesehatan
Saking emosinya, ibu dari Tiara bahkan memutus tali darah dengan anaknya.
"Wis kowe rasah nyebut aku mama. Aku Ra duwe hubungan darah karo kowe ya mulai saiki.
(Sudah jangan panggil aku mama. Aku sudah tidak punya hubungan darah denganmu mulai sekarang)," tulis ibu dari Tiara.
Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pati selaku Pembina ASN, Jumani, mengungkapkan dirinya belum menerima laporan terkait permasalahan tersebut.
"Sampai hari ini saya belum dapat laporan terkait kasus ini," terangnya saat dihubungi melalui pesan WA pada Rabu (19/7).
Baca Juga: Ini Alasan Nelayan Pati Tolak Aturan Penangkapan Ikan Terukur
Lebih lanjut Jumani menambahkan, pihaknya bakal mencoba mendalami kasus ini terlebih dahulu.
Apabila terbukti, pihaknya melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) akan melakukan pembinaan pada oknum Camat dan ASN tersebut. (aua/khim)
Editor : Abdul Rokhim