Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Lagi, Jalur Pantura Pati-Rembang Macet Parah, Ini Penyebabnya

Ali Mustofa • Kamis, 29 Juni 2023 | 18:34 WIB
LAMBAT: Kendaraan padat merayap di jalur pantura, Desa Trimulyo, Juwana, Pati kemarin. (ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR KUDUS)
LAMBAT: Kendaraan padat merayap di jalur pantura, Desa Trimulyo, Juwana, Pati kemarin. (ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR KUDUS)
PATI – Pemerintah mengerjakan pembongkaran dan pembangunan jalan beton pada jalur Pantura Pati-Rembang. Kendaraan pun padat merayap tepat di Desa Trimulyo, Juwana. Untuk bebas dari kemacetan membutuhkan sekitar 30 menit.

Kemarin (28/7) kendaraan terlihat padat merayap di jalur Pantura Juwana (Desa Trimulyo). Kendaraan terpaksa melintasi bahu jalan karena ada pembongkaran beton.

Kisaran 2-3 kilometer kendaraan terimbas kemacetan. Mobil hingga truk melintasi ruas itu dengan laju 10-20 kilometer per jam.

Tersendatnya arus lalulintas disebabkan kondisi beton jalan pada jalur Pantura Batangan pecah-pecah.

Selain itu, sekat pada beton (bekas pengerjaan pembetonan pada lebaran lalu) terlalu tinggi. Sehingga mobil-truk terpaksa mengurangi kecepatan ketika melintas.

"Memang jalannya mulus. Itu yang dulu ada perbaikan jalan saat jelang lebaran. Tapi beda tinggi jalan antara jalan mulus (dibeton) dan yang tidak terlalu tinggi. Sehingga menghambat lajur kendaraan," terang pengguna jalan, Yana.

Kemacetan juga sempat terjadi pada pembetonan Pantura Batangan jelang lebaran lalu. Pekerjaan rekonstruksi rigid wilayah Batangan selesai dengan total panjang 1,225 km. Ada beberapa segmen prioritas (kondisi jalan paling parah) yang dikerjakan dulu.

Ada lima segmen yang dikerjakan. Segmen tersebut panjangnya 1 km-an. Kini sudah rampung.

Di sisi lain, kontrak penanganan rekonstruksi jalan di Pati-Rembang itu secara keseluruhan dilaksanakan hingga 2024. Kontrak penanganan rekontruksi jalan di Pati-Rembang secara keseluruhan merampungkan 5,4 kilometer.

"Informasi dari tim di lapangan sudah dikerjakan. Jalan dengan kerusakan paling mendesak dibereskan dulu," kata PPK Bina Marga Provinsi Jateng Dinar Pangayoman. (adr/him) Editor : Ali Mustofa
#padat merayap #pati #jalur pati-rembang #pantura pati-rembang #macet parah