“Jalan ditutup karena kendaraan berat khususnya yang nekat melintas akan menyebabkan ombak ke pemukiman warga, dikhawatirkan bisa merusak bagian rumah. Jadi untuk sementara ditutup,” jelas Kardi warga desa setempat.
Penutupan jalan dilakukan di depan pertigaan Pasar Glonggong. Warga menutup jalan itu dengan menggunakan penanda berupa bangku kayu dan bambu. Ketinggian air di jalan tersebut mencapai 50 centimeter. Dengan total panjang jalan yang tergenang sekitar 500 meter.
Banjir terjadi sejak Senin (27/2) sore. Banjir terjadi akibat curah hujan yang tinggi ditambah dengan kondisi sungai-sungai di sekitar jalan yang mengalami pendangkalan. (aua) Editor : Ali Mustofa