Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Melihat Rute Mobil HRV Putih Jurusan Malang yang Nyasar di Hutan Tambakromo Pati Tanpa Jejak Roda

Ali Mustofa • Rabu, 15 Februari 2023 | 19:17 WIB
MISTERIUS: Kondisi jalan berlumpur yang dilewati HRV tersesat di Gunung Liwung turut Desa Wukirsari, Tambakromo kemarin (14/2). (ANDRE FADIHIL FALAH/RADAR KUDUS)
MISTERIUS: Kondisi jalan berlumpur yang dilewati HRV tersesat di Gunung Liwung turut Desa Wukirsari, Tambakromo kemarin (14/2). (ANDRE FADIHIL FALAH/RADAR KUDUS)
PATI – Hal diluar logika menimpa pengemudi asal Jawa Timur jurusan Malang. Jalan di selatan Gunung Liwung yang seharusnya tak bisa dilalui mobil, bisa dilewati.

Bekas ban mobil terlihat di jalan setapak Desa Wukirsari, Tambakromo kemarin (14/2). Jalan itu berlumpur dan bergelombang. Pengemudi HRV itu bermodalkan Googel Map melintasi jalur tersebut.

Wartawan Jawa Pos Radar Kudus ini mencoba menelusuri jalur itu. Sebelum memasuki titik tersesatnya mobil, jalan dari Kecamatan Tambromo menuju Balai Desa Wukirsari jalannya mulus beraspal. Dari balai desa mobil warna putih itu memasuki gang dengan lebar yang untuk satu mobil. Tak dapat digunakan untuk berpapasan.

Jalur itu terbilang masih bagus karena sebagian tertutup aspal. Namun setelah sekitar 500 meter, permukaan jalan itu hanya berlapis pasir dan kerikil.

Wartawan Jawa Pos Radar Kudus ini sempat berhenti menelusuri jalan itu. Di lokasi tersebut, bertemu dengan dua petani berboncengan menaiki sepeda motor.

"Tak bisa lewat mas, kalau dengan motor biasa. Harus pakai motor trail. Jalannya berlumpur soalnya," kata petani memberi tahu wartawan.

Penelusuran berlanjut. Kontur jalur itu pun berubah menanjak. Setelah jalur itu mentok, terdapat tikungan tajam ke kanan. Atau arah menuju Gunung Liwung.

Di sisi kanan tikungan tajam itu berupa jurang. Setelah tikungan itu, wartawan sempat jatuh di tanjakan. Ban motor Satria FU selip. Rem depan patah terbentur tanah.

Wartawan masih tak patah arang. Kali ini wartawan melanjutkan dengan jalan kaki. Jalan setapak kondisinya berlumpur dan berkerikil.

Wartawan Jawa Pos Radar Kudus ini sempat berjalan hingga setengah kilometer lebih. Titik tersesat masih sekitar satu kilometer. Di situlah pengendara mobil dengan pelat nomor H 8630 TL itu berhenti karena merasa tersesat. Jalur sudah habis. Di depan sudah berupa ladang.

“Mobil sempat putar balik. Padahal jalur sangat sempit. Di sisi kanan sudah jurang. Lalu pengemudi baru sadar kalau ia tersesat,” ujar Kepala Desa Wukirsari, Tambakromo, Sulistiyono.

”Pengemudi itu bilang kalau jalannya mulus. Padahal faktanya, jalannya berlumpur dan bergelombang. Sepeda motor saja kesulitan, apalagi mobil," kisahnya.
Jalan itu buntu. "Setelah ladang, ada makam tua. Entah itu makam siapa kurang tahu," jelasnya.

Mobil yang dievakuasi Sabtu (11/2) itu dievakuasi dua mobil offroad milik warga. Bahkan warga yang mau menderek mobil itu pun sempat tersesat. Sebab google map (hasil sharelok) yang dikirim kepadanya tak tepat.

"Mas Totok (warga yang membantu evakuasi) itu kesasar. Tapi setelah dicari-cari ketemu. Mobilnya nyungsep di ladang," katanya. (adr/him) Editor : Ali Mustofa
#Mobil nyasar di hutan #mobil #mobil nyasar #pati #google map #Tersesat #mobil tersesat