Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kecanduan Gadget, Puluhan Anak di Pati Dirawat di Bangsal Kejiwaan

Ali Mustofa • Jumat, 3 Februari 2023 | 17:14 WIB
MAHENDRA ADITYA/RADAR KUDUS
MAHENDRA ADITYA/RADAR KUDUS
PATI — Sebanyak 30-an anak dirawat di bangsal kejiwaan. Paling banyak kasus itu disebabkan karena kecanduan gadget. Karenanya, Komisi D DPRD Pati menekankan pentingnya pengawasan orangtua terhadap tumbuh kembang anak.

Baca Juga : Miris! Pabrik Garmen di Godong Grobogan Diduga Tak Bayar Uang Lembur Berbulan-Bulan 

Kepala Sentra Margo Laras Pati Jiwaningsih menyampaikan bahwa jumlah ini merupakan total dari keseluruhan mulai dari tahun 2019. Anak-anak ini berasal dari berbagai kalangan usia mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA. Namun dari keseluruhan kasus kecanduan games ini, seorang remaja putri mengalami kecanduan pornografi. Setelah ditelusuri rupanya penyebab utama dari kecanduan ini adalah penggunaan gadget yang tidak terkontrol.

Sementara, menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pati Aviani Tritanti Venusia, anak yang mengalami gangguan jiwa karena gadget ini perlu dikontrol. Sebab aktivitas penggunaan gadget pada anak ini sulit dikontrol. Akibatnya penggunaan gadget dapat berlebihan. ”Masing-masing orangtua ini seharusnya memperhatikan kondisi anaknya. Penggunaan gadget ini perlu dikontrol orangtua,” paparnya.

Seorang anggota Komisi D DPRD Pati Maesaroh juga berkomentar soal adanya anak yang dirawat di Bangsal kejiwaan karena kecanduan gadget. Dia menegaskan perlunya peran pendamping orang tua dalam mengawasi penggunaan gadget pada anak.

”Masalah gadget juga sama harus ada pendampingan juga pengawasan dari orang tua. Apa yang dilihat oleh anak ini perlu diawasi,” tukasnya.

Maesaroh juga menekan agar orang tua dapat memberikan batasan dalam penggunaan gadget bagi anak. Supaya anak ini tak berlarut-larut bermain gadget.

Selain berpengaruh terhadap kejiwaan, banyak bermain gadget kata dia, bisa berpengaruh terhadap kesehatan mata. Sedangkan penggunaan yang berlebihan juga akan berpengaruh pada kesehatan mental si anak. ”Lalu harus dibatasi waktu bermain gadget. Karena dari segi kesehatan mata juga tidak baik untuk anak. Kemudian untuk perkembangan mental juga tidak baik,” imbuhnya. (adr/him) Editor : Ali Mustofa
#pati #anak kecanduan gadget #kecanduan gadget #bagsal kejiwaan #kesehatan mental anak #penggunaan gadget #pendampingan ortu