“Di desa sini jambu citra menjadi andalan kami. Karena itu potensi jambu citra kemarin juga kami jadikan untuk pengajuan desa wisata. Kami mengusung tema Kampoeng Djamboe. Dengan daya tarik utama jambu citra tersebut,” jelas Kepala Desa Sidomulyo, Giyanto kepada Jawa Pos Radar Kudus.
Selain jambu, lanjut Giyanto, hasil kebun buah lain di desanya tersebut juga sangat melimpah seperti jeruk pamelo, pisang, kedondong, manggis dan juga jambu Kristal. Namun jambu citra yang menjadi unggulan dan utama. Bahkan hampir semua warga di desa ini memiliki tanaman jambu citra di pekarangan-pekarangan rumah. Jambu citra di sini ukurannya besar-besar, rasanya manis, airnya banyak dan segar.
“Per KK paling sedikit punya 5 pohon. Bahkan ada seorang yang memiliki kebun itu jumlah pohonnya sampai seratusan lebih. Per tahun rata-rata kami bisa panen 3-4 kali. Nanti wisatawan bisa merasakan makan jambu citra langsung dari pohonnya yang sangat segar ini,” papar Giyanto.
Lebih lanjut Giyanto berharap dengan menjadi desa wisata ini jambu citra semakin dikenal, dan menjadi salah satu sumber perekonomian utama masyarakatnya. Pihaknya berharap potensi yang bagus ini bisa sama-sama digarap agar agrowisata buah jambu citra ini bisa lebih maju lagi dan bisa memberikan nilai manfaat yang besar khususnya bagi masyarakat. (aua/him) Editor : Ali Mustofa