Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Air Terjun Tadah Hujan di Sukolilo Pati Kembali Ramai Dikunjungi Warga

Ali Mustofa • Senin, 6 Juni 2022 | 22:39 WIB
SERU: Pengunjung menikmati suasana camping di air terjun tadah hujan Desa/Kecamatan Sukolilo kemarin. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)
SERU: Pengunjung menikmati suasana camping di air terjun tadah hujan Desa/Kecamatan Sukolilo kemarin. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)
PATI - Air terjun tadah hujan di Desa/Kecamatan Sukolilo kembali ramai dikunjungi. Tempat yang pernah hits pada zamannya itu kini menjadi tempat yang asyik untuk camping. Udara yang sejuk serta pemandangan yang indah menjadi daya tarik tersendiri.

Seorang pengunjung Nafis Egi Fauzi mengaku senang dengan pengalaman ngecamp di area air terjun tadah hujan ini. Menurutnya suasana sangat menyenangkan untuk refreshing.

"Ngecamp seru di sini. Tidur ditemani suara gemericik air hujan rasanya syahdu. Udaranya juga segar," terang gadis yang baru saja lulus SMP ini.

Nafis sendiri ngecamp bersama-sama dengan temannnya dari SMP Negeri 1 Juwana.

Untuk mencapai tempat ini cukup mudah, dari Pasar Sukolilo naik ke atas mengikuti jalan menuju Purwodadi sekitar 200-an meter nanti ada gang kiri jalan. Dari sana pengunjung tinggal lurus mengikuti jalan perkampungan sampai mentok.

Untuk masuk ke area ini pengunjung ditarik karcis Rp 5 ribu. Di tempat ini disediakan kafe, saat malam Minggu pengelola biasanya menghadirkan hiburan live music. Saat malam pengunjung bisa melihat suasana kota Pati dan sekitarnya. Lampu rumah-rumah dan lampu kendaraan terlihat kerlap-kerlip dari atas tempat ini.

Di bagian ujung pengelola menyediakan area untuk camping ground yang sudah dipaving. Menghadap langsung ke arah Pegunungan Muria. Saat cuaca cerah pengunjung akan mendapat pemandangan yang indah berupa landscape pegunungan. Apalagi saat sore hari, semburat warna kuning akan menghiasi langit dan terasa meneduhkan.

Di bawah area camping ground ada air terjun tadah hujan dengan ketinggian lebih dari 20 meter. Ada anak tangga yang bisa mengantar pengunjung untuk melihat air terjun ini. Namun pengunjung tidak direkomendasikan untuk bermain langsung di bawah air terjun tersebut, mengingat kondisinya yang masih belum sering terjamah. (aua/him) Editor : Ali Mustofa
#pati #air terjun tadah hujan #landscape pegunungan #pengunjung wisata