”Awalnya kami mengajukan Stadion Joyokusumo untuk menjadi tuan rumah Liga 3 putaran nasional. Tetapi tidak bisa karena warna rumput sintetis tidak sesuai,” terang Manager Persipa Pati Dian Dwi Budianto beberapa waktu lalu mengutip pernyataan dari kordinator Liga 3 nasional.
Untuk diketahui warna rumput sintetis di Stadion Joyokusumo memiliki motif garis-garis dengan warna yang sangat kontras. Hijau muda dan hijau tua.
Karena itu, manajemen mengajukan diri sebagai tuan rumah dengan stadion di luar Pati. Yaitu di Stadion Kebondalem Kendal dan Stadion Citarum Semarang.
”Karena ada regulasi rumput sintetis tidak bisa dipakai, akhirnya kami mengajukan Stadion Kebondalem Kendal saja mengingat berbagai pertimbangan. Salah satunya terkait panpel di sana," imbuhnya.
Selain gagalnya menjadi tuan rumah di kota sendiri, dengan regulasi larangan rumput sintetis untuk menggelar pertandingan resmi hal ini akan merugikan bagi tim Persipa Pati jika berhasil promosi ke Liga 2. Sebab tidak bisa tampil di kandang sendiri.
”Kalau Liga 2 lapangan rumput sintetis jelas tidak bisa dipakai untuk pertandingan resmi,” tandasnya.
Koordinator Liga 3 nasional Rio Ariyanto mengungkapkan untuk semua pertandingan wajib memakai rumput.
”Kalau untuk latihan sintetis tidak masalah, tapi baiknya rumput agar tim dapat menyesuaikan dengan lapangan pertandingan yang wajib menggunakan rumput. Lapangan sintetis dijadikan lapangan alternatif saja,” paparnya. (zen) Editor : Ali Mustofa