Kabid Ketersediaan Dan Kerawanan Pangan Dinas Ketapang Kabupaten Pati Alfianingsih Firmanwigati mengatakan, bantuan itu berupa beras 30 kilogram, kacang hijau 3 kilogram, minyak goreng 1 liter, susu formula 1 dus, dan gula 1 kilogram.
”Dinas Ketahanan Pangan ini dalam Program Penanganan Daerah Rawan Pangan Tahun 2021. Jumlah penerimanya, 20 keluarga miskin di Desa Kedumulyo, Tompe Gunung, Gadudero, Kasian, Wotan, Baturejo, Cengkalsewu, dan Sukolilo,” katanya.
Dalam pelaksanaan program tersebut, pihaknya bekerjasama dengan bidan desa di wilayah puskesmas Sukolilo. Di sisi lain, Kecamatan Sukolilo dipilih pihaknya sebagai lokus pemberian bantuan. Soalnya, wilayah tersebut termasuk daerah rawan pangan yang memiliki balita stunting dan gizi buruk dengan jumlah cukup banyak.
Oleh sebab itu, pihaknya memberikan bantuan kepada keluarga miskin yang memiliki balita stunting (gagal tumbuh) dan gizi buruk disana (Sukolilo, Red).
”Tujuannya untuk memperbaiki asupan gizi balita. Diharapkan dengan bantuan bahan makanan yang diberikan dapat memperbaiki asupan gizinya,” ucapnya.
Selain memberikan bantuan, pihaknya juga memberikan sosialisasi. Warga desa tersebut disosialisasi pemanfaatan bahan pangan lokal. Harapannya, warga dapat memberikan suplai gizi yang cukup kepada balitanya agar tak kurang gizi.
”Adanya sosialisasi itu untuk memenuhi asupan gizi balita. Harapannya bisa mencegah stunting maupun gizi buruk,” pungkasnya. (him) Editor : Ali Mustofa