RADAR KUDUS - Harga mobil listrik Chery J6 bekas berada di kisaran Rp 414 juta hingga Rp 525 juta pada Oktober 2026. Berdasarkan iklan aktif di marketplace online, SUV listrik bergaya kotak ini menawarkan alternatif bagi konsumen yang menginginkan kendaraan listrik dengan tampilan tangguh tanpa harus membeli unit baru.
Unit yang beredar di pasar mobil bekas berasal dari tahun produksi 2024 dan 2025. Harga jualnya bervariasi berdasarkan varian, tahun produksi, kelengkapan, serta kondisi kendaraan. Sejumlah iklan menunjukkan harga yang terkonsentrasi di sekitar Rp 445 juta.
Chery J6 memiliki karakter berbeda dari kebanyakan mobil listrik perkotaan. Model ini mengusung desain mengotak, posisi bodi tinggi, dan kemampuan yang mendukung penggunaan di berbagai kondisi jalan. Chery memperkenalkannya sebagai iCar 03 pada GIIAS 2024, sebelum mengganti namanya menjadi J6 pada Oktober 2024.
Baca Juga: Harga Rp 2,25 Miliar, Denza Z9 GT Resmi Dijual di Indonesia, Akselerasi 0–100 Km/Jam Cuma 2,7 Detik
Peluncuran resminya berlangsung di Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) pada November 2024. Setahun kemudian, Chery menghadirkan J6T sebagai versi dengan sejumlah peningkatan, termasuk ground clearance lebih tinggi.
Di pasar mobil bekas, harga J6 perlu dibandingkan dengan banderol unit baru yang kini tercantum di situs resmi Chery Indonesia. Dengan begitu, calon pembeli dapat memperkirakan besarnya selisih harga sekaligus menentukan varian yang paling sesuai dengan kebutuhan.
Untuk harga baru, Chery J6 RWD dibanderol Rp 565,5 juta, sedangkan J6 IWD mencapai Rp 630,5 juta. Varian Phantom Edition dipasarkan mulai Rp 610,5 juta untuk RWD dan Rp 675,5 juta untuk IWD. Adapun J6T RWD dibanderol Rp 585,5 juta dan J6T IWD Rp 650,5 juta, seluruhnya berstatus harga OTR Jakarta.
Berdasarkan data iklan yang tersedia, Chery J6 RWD tahun 2025 ditawarkan sekitar Rp 414,4 juta hingga Rp 419,2 juta. Sementara itu, J6 IWD tahun 2024 berada di kisaran Rp 445 juta hingga Rp 448,5 juta, sedangkan unit tahun 2025 memiliki rentang harga lebih lebar, yakni Rp 432 juta hingga Rp 490 juta.
Baca Juga: BYD Atto 8 Siap Dijual pada 2027, Jarak Tempuh 653 Km dan Isi Baterai Hanya 9 Menit
Untuk varian lebih tinggi, J6 IWD Phantom Edition tahun 2025 ditawarkan sekitar Rp 480 juta hingga Rp 495,2 juta. J6T IWD tahun 2025 berada di rentang Rp 490 juta hingga Rp 525 juta.
Jika dibandingkan dengan harga baru saat ini, penurunan harga J6 RWD tahun 2025 mencapai sekitar 26,6 persen. J6 IWD tahun 2024 dan 2025 mengalami selisih sekitar 29,4 persen, sedangkan J6 IWD Phantom Edition turun sekitar 28,9 persen. J6T IWD memiliki penurunan paling kecil dalam perbandingan ini, sekitar 19,3 persen.
Namun, perhitungan tersebut menggunakan harga baru yang berlaku saat ini, bukan harga yang benar-benar dibayar pemilik ketika membeli mobil. Karena harga peluncuran dan harga terbaru berbeda, angka penurunan itu sebaiknya dipahami sebagai gambaran selisih harga pasar, bukan depresiasi pasti setiap unit.
Dari sisi spesifikasi, Chery J6 menawarkan jarak tempuh sekitar 413 hingga 426 kilometer berdasarkan pengujian NEDC, bergantung pada varian. Mobil ini memiliki ground clearance 195 mm, torsi 385 Nm, dan kemampuan akselerasi 0–100 km/jam dalam 6,5 detik.
J6T membawa peningkatan pada aspek tertentu. Ground clearance-nya mencapai 225 mm, dengan kemampuan arung yang diklaim hingga 625 mm. Varian RWD menggunakan baterai LFP 65,9 kWh, sedangkan IWD memakai baterai 69,77 kWh. Jarak tempuh berdasarkan NEDC diklaim mencapai 431 kilometer untuk RWD dan 436 kilometer untuk IWD.
Sebelum membeli unit bekas, calon konsumen sebaiknya memeriksa kondisi baterai melalui bengkel resmi, memastikan status garansi, dan mencocokkan varian dengan dokumen kendaraan. Perbedaan harga antariklan pada varian yang sama juga cukup besar, sehingga sebaiknya tidak menjadikan satu penawaran sebagai patokan tunggal.
Dengan harga mulai sekitar Rp 414 juta, Chery J6 bekas dapat menjadi pilihan bagi konsumen yang mencari SUV listrik dengan desain tangguh. Meski demikian, keputusan pembelian perlu mempertimbangkan kondisi unit, riwayat pemakaian, kelengkapan pengisian daya, dan selisih harga dengan kendaraan baru.
Editor : Mahendra Aditya