RADAR KUDUS - Honda CB500 resmi diperkenalkan di India pada 21 September 2026 dengan menawarkan pendekatan berbeda di kelas motor retro.
Bukan menggunakan mesin dua silinder seperti sejumlah rival berkapasitas 650 cc, motor baru Honda ini justru mengandalkan mesin satu silinder berkapasitas 501 cc.
Diposisikan di atas lini CB350, Honda CB500 menyasar konsumen yang menginginkan motor bergaya klasik dengan kapasitas mesin lebih besar, tetapi tetap dibekali teknologi dan fitur keselamatan modern. Model ini dipasarkan melalui jaringan Honda BigWing dalam tiga varian.
Jantung pacunya menggunakan mesin 501 cc berpendingin udara yang dilengkapi oil cooler. Mesin tersebut menghasilkan tenaga maksimum 27,6 bhp dan torsi puncak 43,3 Nm. Tenaga disalurkan melalui transmisi lima percepatan dengan assist and slipper clutch.
Baca Juga: Honda Stylo 160 Tambah Warna Glam Grey dan Royal Violet, Ini Harga Terbarunya
Honda menawarkan CB500 Alloy sebagai varian dasar, kemudian CB500 Spoke dan CB500 Spoke With Stripe. Ketiganya memiliki basis mekanis serupa, sedangkan perbedaan utamanya berada pada jenis roda dan detail grafis.
CB500 Alloy dipasarkan dengan harga ₹2,75 lakh atau sekitar Rp51,29 juta. Varian Spoke dibanderol ₹2,99 lakh atau sekitar Rp55,76 juta, sementara Spoke With Stripe menjadi tipe termahal dengan harga ₹3,02 lakh atau sekitar Rp56,32 juta. Angka rupiah tersebut merupakan konversi dan bukan harga resmi Indonesia.
Secara desain, karakter klasik tetap menjadi identitas utama. Lampu depan berbentuk bulat, tangki berukuran besar, serta garis bodi sederhana dipadukan dengan lampu full LED dan panel instrumen kombinasi analog-digital.
Baca Juga: Fortuner Facelift 2026 Bawa Ubahan Besar, dari Split Headlamp hingga Interior Bergaya Hilux
Aspek keselamatan juga mendapat perhatian. Honda membekali CB500 dengan Honda Selectable Torque Control (HSTC) untuk membantu mengendalikan traksi roda belakang serta dual-channel ABS yang bekerja pada rem cakram depan dan belakang.
Dua varian teratas menggunakan pelek jari-jari dengan ban tubeless, sedangkan tipe Alloy memakai pelek alloy. Perbedaan ini memberikan pilihan tampilan tanpa mengubah karakter dasar motor.
Dengan posisi di antara motor retro 350 cc dan 650 cc, Honda CB500 menawarkan karakter tersendiri. Kapasitas 501 cc memang lebih besar dari keluarga CB350, tetapi konfigurasi satu silinder dan output mesinnya membuat karakter berkendaranya berbeda dari motor 650 cc.
Hingga kini, belum ada informasi mengenai harga maupun kepastian Honda CB500 dipasarkan di Indonesia.
Editor : Mahendra Aditya