Suzuki e Sky Siap Tantang BYD Racco, Mobil Listrik Kei-Car dengan Jarak Tempuh 310 Km

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:26 WIB
 Suzuki e Sky.
Suzuki e Sky.

RADAR KUDUS - Suzuki e Sky segera memasuki persaingan mobil listrik mungil di Jepang dengan menawarkan kombinasi dimensi kompak, konsumsi energi efisien, serta jarak tempuh hingga 310 kilometer. 

Mobil listrik berformat kei-car ini disiapkan untuk memenuhi kebutuhan mobilitas harian sekaligus menghadapi pemain baru seperti BYD Racco.

Suzuki berencana memasarkan e Sky untuk pertama kalinya pada musim gugur 2026. Model tersebut sebelumnya telah diperkenalkan dalam rangkaian Japan Mobility Show pada 2023 dan 2025 sebagai bagian dari langkah Suzuki memperluas jajaran kendaraan elektrifikasi.

Di pasar Jepang, mobil berukuran kecil memiliki peran penting untuk menunjang mobilitas perkotaan.

Suzuki pun mempertahankan pendekatan khasnya pada e Sky, yakni menghadirkan kendaraan yang mudah digunakan, praktis untuk kebutuhan sehari-hari, serta memiliki tingkat keandalan dan durabilitas yang menjadi karakter produk mereka.

Secara ukuran, e Sky memiliki panjang 3.395 milimeter, lebar 1.475 mm, dan tinggi 1.625 mm. Jarak sumbu rodanya mencapai 2.460 mm, sementara bobot kosong tercatat 1.030 kilogram.

Dengan radius putar 4,4 meter, mobil ini dirancang agar tetap mudah bermanuver di ruang perkotaan yang relatif terbatas.

Sumber tenaga e Sky berasal dari baterai lithium iron phosphate atau LFP berkapasitas 26 kWh.

Suzuki mengklaim mobil tersebut mampu mencapai jarak tempuh maksimal 310 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Efisiensi menjadi salah satu fokus utama pengembangan e Sky. Suzuki menyebut mobil ini memiliki potensi efisiensi konsumsi energi hingga 20 persen.

Bahkan, untuk pola penggunaan sekitar 20 kilometer perjalanan pulang-pergi setiap hari, pengisian ulang baterai diklaim cukup dilakukan sekitar satu kali dalam sepekan.

Karakter ekonomis tersebut didukung penggunaan sistem eAxle yang dibuat dengan konstruksi ringkas dan ringan.

Suzuki menilai teknologi tersebut dapat membantu e Sky menawarkan perpaduan antara efisiensi dan performa yang sesuai dengan karakter mobil listrik berukuran kecil.

Kemudahan pengisian daya juga menjadi bagian penting dari konsep e Sky.

Menggunakan pengisi daya 3 kW dengan tegangan 200V dan arus 16A, pengisian baterai hingga penuh membutuhkan waktu sekitar delapan jam. 

Jika menggunakan pengisi daya 6 kW dengan spesifikasi 200V dan 30A, waktunya dapat dipangkas menjadi sekitar 4,5 jam.

Untuk kebutuhan pengisian yang lebih cepat, e Sky menyediakan kemampuan fast charging menggunakan perangkat 50 kW.

Dalam kondisi tersebut, kapasitas baterai dapat diisi hingga 80 persen dalam waktu sekitar 25 menit.

Sementara itu, penggunaan pengisi daya standar 3 kW memungkinkan pemilik mengisi baterai ketika kapasitasnya hampir habis pada malam hari.

Dengan durasi sekitar satu malam, mobil dapat kembali dipersiapkan untuk digunakan pada hari berikutnya.

Dari sisi desain, Suzuki tidak mengejar tampilan yang terlalu rumit. Kabin e Sky mengusung pendekatan sederhana dan fungsional dengan panel instrumen yang tetap mengedepankan kemudahan penggunaan.

Konsep tersebut sejalan dengan karakter kei-car yang mengutamakan kepraktisan dalam aktivitas sehari-hari.

Kehadiran e Sky sekaligus memperkuat langkah Suzuki dalam mengembangkan kendaraan tanpa bahan bakar fosil.

Sebelumnya, pabrikan Jepang tersebut telah memiliki e Vitara dan e Every dalam jajaran kendaraan listriknya.

Dengan dimensi yang kurang lebih sekelas Suzuki Alto, e Sky diarahkan untuk menjadi kendaraan listrik kompak yang mudah digunakan dalam mobilitas harian.

Kombinasi baterai LFP 26 kWh, jarak tempuh hingga 310 kilometer, pilihan pengisian daya, serta konstruksi eAxle yang ringkas menjadi modal Suzuki untuk bersaing di segmen EV mungil Jepang.

Persaingan di kelas ini semakin menarik karena mobil listrik berukuran kecil mulai mendapat perhatian lebih besar.

Suzuki melalui e Sky memilih pendekatan yang menonjolkan efisiensi, kemudahan operasional dan kepraktisan, alih-alih sekadar mengandalkan kapasitas baterai besar.

Editor : Mahendra Aditya
BYD Racco Suzuki e Sky mobil listrik Suzuki Suzuki e Sky 2026 mobil listrik kei-car