Nissan X-Trail e-POWER e-4ORCE: Mobil Listrik Tanpa Drama Cari Charger, Tenaga 338 PS!

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 15:20 WIB
X trail
Nissan X-Trail e-POWER with e-4ORCE.

JAKARTA — Mobil elektrifikasi kini makin beragam. Salah satu pendekatan yang menarik datang dari Nissan lewat X-Trail e-POWER with e-4ORCE.

SUV ini menawarkan sensasi berkendara layaknya mobil listrik, tetapi tetap mengandalkan mesin bensin sebagai sumber pembangkit energi.

Konsep tersebut menjadi salah satu daya tarik Nissan di GIIAS 2026. Mengusung tema Family Adventure, X-Trail e-POWER with e-4ORCE tampil sebagai SUV yang mencoba menggabungkan performa, teknologi elektrifikasi, kenyamanan keluarga, sekaligus kemampuan melibas berbagai karakter jalan.

Menariknya, pengguna tidak perlu menghubungkan mobil ke charger eksternal untuk mengisi baterai.

Mesin bensin 1,5 liter turbo pada mobil ini tidak bertugas langsung memutar roda.

Mesin tersebut bekerja sebagai generator pembangkit listrik, sementara roda digerakkan oleh motor listrik.

Dengan skema itu, karakter responsif khas kendaraan listrik tetap terasa, tetapi pengguna tidak harus menjadikan stasiun pengisian daya sebagai bagian dari setiap rencana perjalanan.

Mesin Bensin Bukan Penggerak Roda

Di sinilah teknologi e-POWER milik Nissan punya karakter berbeda dibanding sistem hybrid konvensional.

Pada X-Trail e-POWER, mesin bensin berkapasitas 1,5 liter turbo bertugas menghasilkan listrik.

Energi tersebut kemudian dimanfaatkan motor listrik untuk menggerakkan kendaraan.

Jadi, ketika pedal gas diinjak, yang bekerja langsung menggerakkan roda adalah motor listrik.

Hasilnya adalah respons akselerasi yang lebih instan sekaligus sensasi berkendara yang lebih dekat dengan mobil listrik murni.

Bagi keluarga yang gemar melakukan perjalanan jauh, konsep ini juga menawarkan kepraktisan tersendiri.

Mobil tetap membawa mesin bensin sebagai sumber energi sehingga pengguna tidak sepenuhnya bergantung pada ketersediaan charger eksternal.

Dua Motor Listrik, Tenaga Gabungan Bikin SUV Makin Agresif

Bukan cuma mengandalkan satu motor listrik, X-Trail e-POWER with e-4ORCE menggunakan dua motor listrik yang ditempatkan di bagian depan dan belakang.

Motor listrik depan menghasilkan tenaga 203 PS, sedangkan motor belakang memiliki output 135 PS.

Kombinasi tersebut membuat SUV ini mampu melesat dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu 7,2 detik.

Angka tersebut cukup menarik untuk sebuah SUV keluarga. Artinya, X-Trail tidak hanya mengutamakan kenyamanan, tetapi juga menawarkan performa ketika pengemudi membutuhkan akselerasi lebih spontan.

Namun, daya tarik utama bukan sekadar angka tenaga.

Sistem e-4ORCE menjadi otak di balik distribusi tenaga ke keempat roda. Sistem ini mengatur pembagian tenaga antara roda depan dan belakang secara presisi sesuai kondisi berkendara.

Pengaturan tersebut juga bekerja pada sistem pengereman masing-masing roda untuk membantu menjaga keseimbangan dan stabilitas kendaraan.

Hasilnya, mobil diharapkan tetap terasa terkendali ketika melewati berbagai permukaan jalan.

Lima Mode Berkendara, Tinggal Sesuaikan Medan

Nissan juga memberikan lima pilihan mode berkendara pada X-Trail e-POWER with e-4ORCE.

Mode tersebut terdiri dari Eco, Auto, Sport, Snow, dan Off-Road.

Untuk penggunaan harian di perkotaan, mode Eco atau Auto bisa menjadi pilihan.

Sementara itu, mode Sport dapat digunakan ketika pengemudi ingin mendapatkan respons berkendara yang lebih agresif.

Ketika kondisi jalan berubah, tersedia pula mode Snow dan Off-Road.

Dengan pilihan tersebut, X-Trail tidak hanya diarahkan sebagai SUV perkotaan, tetapi juga ingin memberikan fleksibilitas ketika pemilik mengajak keluarga menjelajah destinasi yang lebih menantang.

e-PEDAL 2.0 Bikin Stop-and-Go Lebih Santai

Berkendara di tengah kemacetan tentu punya cerita sendiri. Gas, rem, gas lagi, lalu rem lagi.

Nissan mencoba membuat aktivitas tersebut lebih praktis melalui e-PEDAL 2.0.

Teknologi ini memungkinkan pengemudi mengatur akselerasi sekaligus perlambatan kendaraan menggunakan pedal akselerator dengan menyesuaikan tekanan kaki.

Fitur tersebut dirancang untuk membantu aktivitas stop-and-go, terutama ketika mobil digunakan di kawasan perkotaan dengan lalu lintas padat.

Bukan Cuma Kencang, Kabinnya Juga Dibikin Nyaman

Meski membawa DNA SUV dan teknologi elektrifikasi, Nissan tidak melupakan faktor kenyamanan.

X-Trail e-POWER with e-4ORCE dibekali kursi Anti-Gravity, panoramic sunroof, serta sistem Tri-Zone Climate Control.

Sektor hiburan juga sudah mengikuti kebutuhan pengguna modern. Sistem digitalnya mendukung Apple CarPlay dan Android Auto, sementara perangkat elektronik bisa diisi melalui fitur wireless charging.

Untuk keluarga yang membawa banyak barang, kapasitas bagasi mencapai 575 liter.

Jika ruang tersebut belum cukup, kursi belakang dapat dilipat rata sehingga area penyimpanan menjadi lebih luas.

Fitur ini terasa relevan dengan konsep Family Adventure yang dibawa Nissan di GIIAS 2026. Perlengkapan camping, koper, tas, hingga berbagai kebutuhan perjalanan keluarga bisa dibawa tanpa harus terlalu mengorbankan kenyamanan penumpang.

Fitur Keselamatan Jadi Senjata Tambahan

Nissan juga membekali X-Trail e-POWER with e-4ORCE dengan rangkaian teknologi Nissan Safety Shield.

Sejumlah fitur bantuan keselamatan yang tersedia antara lain Forward Emergency Braking, Blind Spot Warning, Intelligent Cruise Control, Lane Departure Warning, Blind Spot Monitoring, Rear Cross Traffic Alert, hingga Hill Descent Control.

Sistem pengereman darurat juga memiliki kemampuan mendeteksi pejalan kaki dan pesepeda.

Dengan kombinasi tersebut, Nissan ingin memberikan bukan hanya performa dan kenyamanan, tetapi juga rasa aman ketika SUV digunakan untuk aktivitas sehari-hari maupun perjalanan keluarga.

Harga Nissan X-Trail e-POWER e-4ORCE

Untuk pasar Indonesia, Nissan X-Trail e-POWER with e-4ORCE dipasarkan dengan harga Rp795 juta OTR Jakarta.

Nissan turut memberikan paket perlindungan untuk konsumen. Pemilik mendapatkan gratis biaya perawatan selama 4 tahun atau 50.000 kilometer.

Garansi kendaraan diberikan selama 3 tahun atau 100.000 kilometer. Sementara garansi baterai lithium-ion dan komponen e-POWER berlaku 5 tahun atau 100.000 kilometer.

Dengan banderol tersebut, X-Trail e-POWER with e-4ORCE bermain di segmen SUV premium yang menawarkan kombinasi teknologi elektrifikasi, sistem penggerak AWD elektrik, performa, kenyamanan, serta kepraktisan perjalanan jarak jauh.

Pada akhirnya, konsep yang dibawa X-Trail cukup sederhana tetapi menarik: rasa berkendara mobil listrik tanpa harus terlalu memikirkan charger.

Mesin bensin bekerja sebagai pembangkit listrik, motor listrik menjadi penggerak utama, sementara sistem e-4ORCE mengatur distribusi tenaga ke roda depan dan belakang.

Buat keluarga yang ingin naik kelas ke kendaraan elektrifikasi tetapi masih membutuhkan fleksibilitas untuk perjalanan jauh, formula Nissan ini menjadi salah satu opsi yang cukup menarik untuk dilirik.

Editor : Mahendra Aditya
GIIAS 2026 Nissan X-Trail e-POWER Nissan X-Trail e-4ORCE mobil listrik Nissan SUV elektrifikasi