Omoda O4 EV vs Lepas E4, Duel SUV Listrik Chery Group di GIIAS 2026, Siapa Lebih Unggul?

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 09:58 WIB
Lepas E4 EV
Lepas E4 EV

 

RADAR KUDUS - Persaingan kendaraan listrik di Indonesia semakin memanas. Pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Chery Group menghadirkan dua SUV listrik yang sama-sama mencuri perhatian, yakni Omoda O4 EV dan Lepas E4. Meski berasal dari grup otomotif yang sama, keduanya dirancang dengan karakter, strategi pasar, dan target konsumen yang berbeda.

Omoda O4 EV tampil sebagai SUV listrik premium yang mengedepankan desain futuristis dan teknologi digital berbasis kecerdasan buatan (AI). Sebaliknya, Lepas E4 hadir sebagai pilihan yang lebih terjangkau dengan fokus pada efisiensi, fitur keselamatan lengkap, serta daya jelajah yang lebih jauh.

Kehadiran dua model ini menjadi bukti bahwa Chery Group mulai memperluas portofolio kendaraan listriknya di Indonesia untuk menjangkau berbagai segmen konsumen, mulai dari pengguna muda yang mengutamakan teknologi hingga keluarga yang membutuhkan SUV listrik dengan nilai ekonomis tinggi.

Dari sisi performa, Omoda O4 EV dan Lepas E4 sebenarnya memiliki spesifikasi yang hampir identik. Keduanya menggunakan motor listrik tunggal (single electric motor) yang mampu menghasilkan tenaga maksimal 160 kW atau sekitar 215 hp dengan torsi puncak mencapai 275 Nm.

Dengan konfigurasi tersebut, kedua SUV listrik diprediksi menawarkan akselerasi responsif untuk penggunaan di dalam kota maupun perjalanan antarkota. Sistem penggeraknya juga dirancang untuk memberikan efisiensi energi sekaligus kenyamanan berkendara yang menjadi ciri khas kendaraan listrik modern.

Perbedaan mulai terlihat pada sektor baterai dan daya jelajah. Omoda O4 EV dibekali baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 65,05 kWh. Berdasarkan pengujian standar NEDC, SUV listrik ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 553 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh.

Sementara itu, Lepas E4 menggunakan baterai berkapasitas lebih besar, yakni 67 kWh. Berdasarkan standar pengujian CLTC, mobil ini mampu melaju lebih dari 600 kilometer dalam kondisi baterai penuh. Meski menggunakan standar pengujian berbeda sehingga hasilnya tidak bisa dibandingkan secara langsung, angka tersebut menunjukkan Lepas E4 memiliki potensi daya jelajah yang sangat kompetitif di kelasnya.

Di sektor teknologi, Omoda O4 EV lebih menonjolkan pengalaman berkendara berbasis digital. SUV ini mengusung Super AI Cockpit dengan teknologi Agentic AI yang memungkinkan pengemudi mengoperasikan berbagai fungsi kendaraan melalui perintah suara yang lebih natural dan responsif. Sistem tersebut dirancang untuk meningkatkan interaksi antara pengemudi dan kendaraan melalui kecerdasan buatan generasi terbaru.

Sementara itu, Lepas E4 memilih pendekatan berbeda dengan mengedepankan fitur keselamatan dan kepraktisan. SUV listrik ini dibekali hingga 18 fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang membantu meningkatkan keamanan selama berkendara. Selain itu tersedia kamera 540 derajat HD yang memberikan visibilitas lebih luas saat parkir maupun bermanuver di ruang sempit.

Lepas E4 juga telah dilengkapi fitur Vehicle-to-Load (V2L) berdaya 3,3 kW yang memungkinkan baterai kendaraan dimanfaatkan sebagai sumber listrik untuk berbagai perangkat elektronik, seperti peralatan berkemah, laptop, hingga peralatan rumah tangga dalam kondisi darurat.

Keunggulan lain Lepas E4 terdapat pada kemampuan pengisian daya cepat. Dengan dukungan DC Fast Charging hingga 130 kW, baterai dapat diisi dari 30 persen menjadi 80 persen hanya dalam waktu sekitar 20 menit. Teknologi ini menjadi salah satu nilai jual utama karena mampu memangkas waktu tunggu saat melakukan perjalanan jarak jauh.

Dari sisi desain, Omoda O4 EV tetap mempertahankan bahasa desain futuristis khas keluarga Omoda yang mengutamakan garis bodi tajam, tampilan aerodinamis, serta nuansa premium pada eksterior maupun interior. Mobil ini lebih menyasar konsumen yang menginginkan SUV listrik bergaya modern dengan teknologi digital sebagai daya tarik utama.

Sebaliknya, Lepas E4 tampil lebih sederhana namun tetap elegan. Pendekatan desainnya lebih mengutamakan fungsi dan efisiensi tanpa mengurangi kesan modern sebagai kendaraan listrik generasi baru.

Strategi pemasaran kedua mobil ini juga berbeda. Hingga GIIAS 2026, Lepas E4 sudah resmi dipasarkan dengan harga perkenalan Rp339 juta, menjadikannya salah satu SUV listrik dengan harga paling kompetitif di Indonesia.

Sementara itu, Omoda O4 EV masih diposisikan sebagai model yang mengedepankan inovasi teknologi dan belum secara penuh menitikberatkan persaingan harga. Langkah ini memperlihatkan strategi Chery Group untuk menghadirkan dua produk yang saling melengkapi, bukan saling bersaing secara langsung.

Dengan semakin banyaknya pilihan kendaraan listrik di Indonesia, konsumen kini memiliki alternatif yang lebih luas sesuai kebutuhan dan anggaran. Bagi pencinta teknologi dan pengalaman berkendara digital, Omoda O4 EV menawarkan inovasi yang menarik. Namun bagi konsumen yang mengutamakan harga kompetitif, fitur keselamatan lengkap, pengisian daya cepat, serta daya jelajah lebih panjang, Lepas E4 menjadi salah satu SUV listrik yang patut dipertimbangkan pada 2026.

Editor : Mahendra Aditya
GIIAS 2026 Omoda O4 EV Lepas E4 SUV listrik Chery mobil listrik 2026