5 Mobil Murah di GIIAS 2026 Mulai Rp141 Jutaan, Ada Mobil Listrik

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 10:06 WIB
BYD Atto 1
BYD Atto 1

RADAR KUDUS - GIIAS 2026 tidak hanya menjadi panggung bagi mobil premium dan kendaraan berteknologi tinggi. Di tengah pameran otomotif yang berlangsung di ICE BSD City, Tangerang, konsumen dengan anggaran terbatas juga memiliki sejumlah pilihan menarik, mulai dari mobil bensin berukuran kompak hingga kendaraan listrik.

GIIAS 2026 berlangsung pada 30 Juli hingga 9 Agustus 2026 dan diikuti lebih dari 60 merek otomotif global. Besarnya jumlah peserta membuat pameran ini menjadi salah satu momentum penting bagi calon pembeli untuk membandingkan produk, fitur, teknologi, hingga penawaran pembelian secara langsung.

Menariknya, label "mobil murah" di GIIAS 2026 tidak lagi identik dengan mobil konvensional. Pilihan di bawah atau sekitar Rp200 juta kini semakin beragam, termasuk kendaraan listrik yang menawarkan biaya operasional berbeda dibanding mobil bermesin pembakaran.

Jika patokan anggarannya berada di kisaran Rp100 juta hingga Rp200 jutaan, berikut beberapa model yang layak masuk daftar pertimbangan.

Daihatsu Ayla
Daihatsu Ayla
  1. Daihatsu Ayla, mulai Rp141,2 juta

Untuk pembeli yang mencari mobil baru dengan harga serendah mungkin, Daihatsu Ayla menjadi salah satu kandidat paling menarik. Berdasarkan daftar harga resmi Daihatsu, All New Ayla saat ini dipasarkan mulai Rp141,2 juta untuk tipe 1.0 M. Varian lainnya tersedia hingga tipe 1.2 R ADS dengan harga Rp177,1 juta.

Ayla mengandalkan format city car yang ringkas sehingga cocok digunakan untuk aktivitas perkotaan. Ukurannya memudahkan pengemudi bermanuver di jalan sempit sekaligus mencari tempat parkir.

Pilihan mesin 1.0 liter dan 1.2 liter juga memberikan konsumen keleluasaan menentukan prioritas antara harga pembelian dan kebutuhan performa.

Statusnya sebagai bagian dari keluarga LCGC menjadi salah satu alasan Ayla tetap menarik bagi pembeli yang ingin menekan biaya kepemilikan. Daihatsu sendiri menyebut Ayla dan Sigra sebagai model yang terus menjadi penopang penjualan di segmen kendaraan terjangkau.

Suzuki S-Presso
Suzuki S-Presso
  1. Suzuki S-Presso, mulai Rp173,1 juta

Suzuki S-Presso menawarkan pendekatan berbeda. Bentuknya kecil seperti city car, tetapi desain eksterior dibuat dengan karakter yang menyerupai mobil bergaya crossover.

Berdasarkan daftar harga Suzuki Indonesia, New S-Presso dibanderol Rp173,1 juta untuk transmisi manual, sedangkan varian Auto Gear Shift berada di angka Rp184,6 juta. Harga tersebut membuatnya masih masuk dalam radar konsumen dengan anggaran di bawah Rp200 juta.

Keunggulan utamanya berada pada dimensi yang kompak dan karakter mobil yang ditujukan untuk penggunaan perkotaan. Suzuki juga memasarkan S-Presso sebagai salah satu opsi mobil pertama bagi konsumen muda dengan penekanan pada efisiensi, biaya perjalanan dan konektivitas.

Dengan bodi kecil, S-Presso cocok untuk pengguna yang lebih sering berkendara di kawasan perkotaan dan membutuhkan mobil yang mudah dikendalikan di ruang terbatas.

Honda Brio Satya
Honda Brio Satya
  1. Honda Brio Satya, mulai Rp170,4 juta

Honda Brio Satya tetap menjadi salah satu nama yang sulit dilewatkan ketika membicarakan mobil murah untuk penggunaan sehari-hari.

Harga resminya saat ini dimulai dari Rp170,4 juta untuk Brio Satya S M/T. Konsumen yang menginginkan transmisi otomatis dapat memilih tipe S CVT dengan harga Rp184,5 juta, sedangkan varian E memiliki harga mulai Rp185,5 juta untuk transmisi manual dan Rp206,7 juta untuk CVT.

Brio Satya menawarkan mesin 1.2 liter i-VTEC empat silinder dengan tenaga 90 PS. Untuk fitur, tipe S sudah mendapatkan layar sentuh 7 inci, Bluetooth, USB, screen mirroring, kamera? Tidak; fitur yang tercantum resmi antara lain parking sensor, ABS dan EBD.

Honda juga membekali Brio dengan SRS airbag serta struktur keselamatan G-CON dan ACE. Karena itu, Brio Satya menjadi pilihan menarik bagi pembeli mobil pertama yang menginginkan dimensi kompak tetapi tetap membutuhkan fitur keselamatan dan kenyamanan dasar yang memadai.

Namun, perlu diperhatikan bahwa tidak semua varian Brio Satya berada di bawah Rp200 juta. Tipe E CVT sudah melewati batas tersebut, sehingga konsumen dengan anggaran ketat harus memilih varian secara cermat.

Siap Guncang Pasar EV! Wuling Aira EV Hadir dengan Jarak Tempuh 300 Km dan Harga Super Terjangkau.
Siap Guncang Pasar EV! Wuling Aira EV Hadir dengan Jarak Tempuh 300 Km dan Harga Super Terjangkau.
  1. Wuling Aira EV, mulai sekitar Rp155 juta

Perubahan menarik di kelas mobil terjangkau datang dari kendaraan listrik. Wuling memperkenalkan Aira EV sebagai city car listrik terbaru untuk pasar Indonesia pada Juli 2026. Kehadiran model ini memperlihatkan bahwa pilihan kendaraan elektrifikasi mulai bergerak ke segmen yang lebih mudah dijangkau konsumen.

Aira EV menjadi menarik bagi pengguna yang sebagian besar aktivitasnya berlangsung di dalam kota. Mobil listrik menawarkan karakter berkendara berbeda karena tidak menggunakan mesin bensin dan memiliki sistem penggerak yang lebih sederhana.

Berdasarkan informasi harga yang beredar di rangkaian GIIAS 2026, Aira EV ditawarkan dalam kisaran Rp155 juta hingga Rp175 juta tergantung varian. Angka tersebut membuatnya bersinggungan langsung dengan mobil bensin murah seperti Ayla, S-Presso dan Brio Satya.

Namun, calon pembeli sebaiknya tidak hanya melihat harga awal. Penggunaan mobil listrik perlu mempertimbangkan akses pengisian daya di rumah atau lokasi yang sering dikunjungi, jarak tempuh aktual, serta kebutuhan perjalanan luar kota.

BYD Atto 1
BYD Atto 1
  1. BYD Atto 1, mulai sekitar Rp195 juta

Jika anggaran mulai mendekati Rp200 juta dan ingin masuk ke kelas mobil listrik dengan fitur lebih lengkap, BYD Atto 1 menjadi salah satu alternatif yang patut dilihat.

BYD sebelumnya memperkenalkan Atto 1 di GIIAS 2025 dengan harga mulai Rp195 juta untuk varian Dynamic dan Rp235 juta untuk Premium. Harga tersebut kemudian dapat berbeda berdasarkan wilayah dan pembaruan daftar harga. BYD sendiri menegaskan harga dapat berubah sehingga konsumen perlu melakukan pengecekan terbaru kepada dealer.

Dari sisi teknologi, Atto 1 menggunakan Blade Battery dan platform e-Platform 3.0. BYD menyebut jarak tempuhnya dapat mencapai 380 kilometer berdasarkan pengujian NEDC, tergantung konfigurasi yang digunakan. Varian Dynamic memiliki empat airbag, sedangkan Premium mendapatkan enam airbag.

Posisinya cukup menarik karena Atto 1 mempertemukan dimensi city car dengan teknologi kendaraan listrik yang lebih modern. Bagi konsumen yang sudah siap beralih dari mobil bensin ke EV, model ini bisa menjadi salah satu opsi yang perlu masuk daftar test drive.

Di sisi lain, konsumen perlu menghitung total biaya kepemilikan, termasuk instalasi pengisian daya, pola penggunaan harian dan kebutuhan perjalanan jarak jauh. Harga beli yang terlihat kompetitif belum tentu menjadi satu-satunya pertimbangan dalam memilih mobil listrik.

Dari lima pilihan tersebut, masing-masing memiliki karakter yang berbeda. Ayla paling menarik bagi pembeli yang mengejar harga awal serendah mungkin. S-Presso lebih cocok bagi pengguna yang menginginkan mobil mungil dengan posisi berkendara dan desain yang berbeda.

Brio Satya bisa dipertimbangkan oleh konsumen yang mencari city car dengan mesin bensin 1.2 liter dan jaringan layanan Honda. Sementara itu, Aira EV dan BYD Atto 1 menawarkan jalan berbeda bagi konsumen yang mulai mempertimbangkan mobil listrik.

Data pasar juga menunjukkan segmen mobil terjangkau masih memiliki basis konsumen kuat. Hingga Juni 2026, Daihatsu mencatat penjualan ritel 12.725 unit dalam sebulan dengan pangsa pasar 17,1 persen. Model LCGC Ayla dan Sigra menyumbang 3.794 unit atau sekitar 30 persen dari penjualan ritel Daihatsu bulan tersebut.

Angka tersebut memperlihatkan bahwa mobil dengan harga relatif terjangkau tetap memiliki daya tarik besar, terutama untuk kebutuhan keluarga dan mobilitas harian.

Karena itu, membeli mobil di GIIAS 2026 sebaiknya tidak hanya berpatokan pada harga yang terpampang di booth. Konsumen perlu membandingkan harga on-the-road, jenis transmisi, kapasitas penumpang, konsumsi BBM atau kebutuhan pengisian listrik, biaya servis, pajak, garansi serta nilai jual kembali.

Faktor promo juga wajib diperiksa secara detail. Pameran otomotif biasanya menjadi momentum produsen dan jaringan dealer menawarkan paket pembelian, sehingga calon pembeli sebaiknya membandingkan harga normal dengan potongan harga, cashback, paket kredit, asuransi maupun bonus aksesori.

Yang tidak kalah penting adalah melakukan test drive. GIIAS menyediakan area pengujian kendaraan sehingga calon pembeli dapat merasakan langsung posisi duduk, visibilitas, respons pedal gas, karakter transmisi, kenyamanan suspensi dan kemudahan manuver.

Pada akhirnya, mobil termurah belum tentu menjadi pilihan paling murah untuk dimiliki. Begitu pula mobil listrik dengan harga paling rendah belum tentu paling sesuai untuk semua orang.

Jika kebutuhan utama adalah mobilitas harian di dalam kota dan anggaran terbatas, pilihan seperti Ayla, S-Presso dan Brio Satya masih sangat relevan. Namun jika ingin mengurangi ketergantungan terhadap BBM dan memiliki akses pengisian daya yang memadai, Aira EV atau BYD Atto 1 bisa menjadi alternatif yang lebih menarik.

GIIAS 2026 pada akhirnya memberikan satu keuntungan besar bagi konsumen: semakin banyak pilihan dengan rentang harga yang berdekatan. Kondisi ini membuat calon pembeli memiliki ruang lebih luas untuk membandingkan mobil bensin dan listrik sebelum menentukan kendaraan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan serta kemampuan finansial.

Editor : Mahendra Aditya
mobil Rp100 jutaan mobil murah 2026 Mobil listrik Murah mobil keluarga murah rekomendasi mobil murah